Ekonomi

Kembangkan Ekspor, Japnas Bentuk Indonesia Trading House di Tokyo

Pada tahun 2021, total perdagangan Indonesia dan Jepang mencapai USD 32,5 miliar atau naik 33,54% dibandingkan tahun 2020 sebesar USD 24,3 miliar.


Kembangkan Ekspor, Japnas Bentuk Indonesia Trading House di Tokyo
Kebijakan komoditi ekspor-impor dari pemerintah (Balkan EU)

AKURAT.CO PT Japnas Sinergi Nusantara yang merupakan salah satu bentuk kolaborasi bisnis antar anggota Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS), menandatangani nota kesepahaman (MoU) inisiasi pembentukan Indonesia Trading House di Tokyo pada Rabu 21 September 2022. Adapun PT. Japnas Sinergi Nusantara diberikan amanah sebagai aggregator, kurator sekaligus pelaksana UKM Center di Tokyo.

MoU yang ditandatangani oleh Hilman Tisnawan selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tokyo, Yudhi Zufrial selaku General Manager Bank BNI Cabang Tokyo, Sony Syahlan selaku CEO Regional Garuda Indonesia untuk Jepang, Agus Wicaksono selaku Kepala Pertamina Tokyo (PPT Energy Trading Co. Ltd), Arief Wibisono selaku Atase Perdagangan KBRI Tokyo, serta PT Japnas Sinergi Nusantara ini, bertujuan untuk meningkatkan Pengembangan Ekspor Indonesia ke Jepang melalui pemanfaatan Indonesia Trading House di Tokyo.

"Indonesia Trade House ini nantinya menjadi pelaksana dari Indonesia SME Center di Tokyo, yang merupakan satu kesatuan platform yang terdiri dari KBRI Tokyo, Kementerian Perdagangan, Bank Indonesia Tokyo, Bank BNI Tokyo, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Tokyo dan Pertamina Tokyo,' ujar Direktur Utama PT Japnas Sinergi Nusantara, Henny Fauziah Salman dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (23/9/2022).

baca juga:

Sebagai tindak lanjut dari kerjasama ini, dalam waktu dekat PT Japnas Sinergi Nusantara akan bekerjasama dengan local partner di Jepang mendirikan sebuah perusahaan baru yang berperan sebagai pelaksana Indonesia Trade House di Jepang.

"Sedangkan PT JSN sendiri akan berkolaborasi dengan mitra binaan Bank Indonesia, Bank BNI, Pertamina dan Garuda Indonesia. Tidak hanya itu kami juga bekerjasama dengan Dekranas yang ada di daerah guna memfasilitasi ekspor mereka ke Jepang,"ungkap Henny yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PW JAPNAS Kalimantan Tengah.

Senada dengan JAPNAS, Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi dalam sambutannya menyampaikan menyambut baik kerjasama pembentukan Indonesia Trade House di Jepang.

"Diharapkan Indonesia Trading House ini dapat menjadi salah satu pelaksana dari Indonesia SME Center in Tokyo terutama untuk penyediaan sarana pergudangan (warehouse) dan wadah bagi para UMKM Indonesia sebagai aggregator pemasaran produk UKM Indonesia ke Jepang," ungkap Heri.

Saat ini Indonesia merupakan mitra alami Jepang, ditandai dengan hubungan diplomatik sejak 1958 dan Jepang merupakan salah satu mitra dagang dan investor terbesar bagi Indonesia.

Pada tahun 2021, total perdagangan Indonesia dan Jepang mencapai USD 32,5 miliar atau naik 33,54% dibandingkan tahun 2020 sebesar USD 24,3 miliar. Total Perdagangan tahun 2021 pun sudah melebihi tahun 2019 sebelum pandemi terjadi yaitu USD 31,7 miliar. Sementara ekspor Indonesia ke Jepang tahun 2021 naik 30,67% dan ekspor Jepang ke Indonesia juga naik 37,22%.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi