Olahraga

Kembali ke BAM, Rexy Bikin Malaysia Tambah Semangat?

“Rexy ini sejak masa menjadi pemain sampai menjadi pelatih adalah orang yang sulit menerima kekalahan," kata Norbakti Alias.


Kembali ke BAM, Rexy Bikin Malaysia Tambah Semangat?
Pelatih asal Indonesia, Rexy Mainaky, ketika menjadi berita utama di laman Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM), pekan ini. (BAM)

AKURAT.CO, Kembalinya Rexy Mainaky ke Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) disambut hangat oleh media setempat. Sejumlah mantan pebulutangkis terkemuka Malaysia dimintai komentar tentang kehadiran legenda bulutangkis Indonesia tersebut ke kamp latihan tim nasional mereka.

Salah satu stasiun televisi nasional Malaysia, Astro, misalnya, mewawancarai mantan pebulutangkis ganda putra ranking satu dunia, Koo Kien Keat, pahlawan Malaysia ketika menjuarai Piala Thomas 1992, Rashid Sidek, serta mantan pebulutangkis tunggal putra ranking satu dunia, Roslin Hashim.

“Ketika dia kembali ke sini, itu adalah perkembangan yang sangat positif. Memang pernah dulu kita satu kamp di Piala Thomas, dia seorang yang sangat-sangat (membuat) orang senang bekerja dengannya,” kata Roslin.

“Ketika bersama dia kita seperti seakan-akan tidak ada tekanan. Dia sangat lembut, mulus, walaupun latihannya dia memang keras, tetapi kita bisa menerimanya.”

Adapun pengamat bulutangkis Malaysia, Norbakti Alias, yang juga bersahat dengan Rexy, mengisyaratkan bahwa juara Olimpiade Atlanta 1996 tersebut merupakan sosok yang tak suka dengan kekalahan semasa menjadi pemain. Menurutnya, hal tersebut bakal menular dalam kepelatihannya di BAM.

“Rexy ini sejak masa menjadi pemain sampai menjadi pelatih adalah orang yang sulit menerima kekalahan. Bagi saya ini adalah sikap yang paling bagus, ketika kalah dia adalah orang yang paling kecewa. Tidak seperti sebagian orang yang ketika kalah masih bisa bersantai,” kata Norbakti.

Adapun Koo Kien Keat yang pernah langsung dilatih oleh Rexy semasa berpasangan dengan Tan Boon Heong di pertengahan 2000-an, tak mau berbicara tentang apa yang bisa dibawa Rexy untuk Malaysia. Hanya saja, Keat berharap Rexy bisa membangun kerjasama di semua lini di BAM.

“Saya tidak akan bilang dia akan melengkapi kepelatihan di BAM, ini adalah suatu kerjasama satu sama lain, antara pelatih dan pemain juga. Ini penting, sebab saya lihat ketika saya sudah pensiun, di akhir-akhir itu memang tidak ada kerjasama di BAM satu sama lain,” kata Keat.

“Saya harap Rexy masuk kembali ke BAM ini bisa membantu membangun kerjasama kembali tak peduli (apapun sektornya) apakah (pemain) tunggal, ganda campuran. Saya rasa itu memang membantu satu sama lain.”[]