Olahraga

Kembali dari Vakum, Jones Dikabarkan Tantang Francis Ngannou

Kembali dari Vakum, Jones Dikabarkan Tantang Francis Ngannou
Juara dunia seni bela diri campuran kelas berat ringan UFC, Jon Jones (kanan), saat bertarung menghadapi petarung asal Brasil, Thiago Santos, di Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (7/7). (THE INDEPENDENT)

AKURAT.CO, UFC dikabarkan akan menghelat laga akbar dengan mempertemukan dua juara dunia, Jon Jones dan Francis Ngannou. Jika laga ini terjadi, Jones yang vakum sejak 2020 naik ke kelas berat untuk menantang gelar Ngannou.

Jon Jones berniat kembali bertarung dengan tampil menantang di divisi para monster UFC, yakni divisi kelas berat.  Mencengangkannya lagi, jagoan berjuluk Bones berniat untuk tampil di laga perebutan titel juara menghadapi sang raja, yakni Francis Ngannou.

Awalnya Jon Jones berniat kembali ke oktagon di awal tahun 2022, tetapi perkara gaji yang tak disetujui oleh UFC jadi penghambat dirinya kembali bertarung.

baca juga:

Bahkan negosiasi tersebut berjalan alot hingga sekarang, tetapi para penggemar olahraga MMA terutama UFC akhirnya mendapatkan secercah harapan perkara comebacknya Jon Jones.

Petarung berusia 35 tahun ini ngebet ingin kembali bertarung di akhir tahun 2022, dan bahkan Jon Jones berniat kembali bertarung dengan menurunkan ekspektasinya, yakni bukan menghadapi Francis Ngannou.

Jon Jones dikabarkan akan kembali bertarung menghadapi Stipe Miocic di bulan Desember ini dalam gelaran UFC 282 mendampingi duel utama Glover Teixeira vs Jiri Prochazka 2.

Sayangnya duel tersebut batal terhelat dan kabarnya disebabkan oleh penawaran kontrak yang diberikan UFC tak sesuai dengan keinginan Stipe Miocic.

Laporan batalnya duel Jon Jones vs Stipe Miocic di bulan Desember datang dari jurnalis senior MMA dan sekaligus pembawa acara The MMA Hour, Ariel Helwani.

"Saya pikir mereka tidak benar-benar datang dengan penawaran yang tepat dan itulah yang sebenarnya terjadi," ucap Ariel Helwani.

"Itu seperti, 'Hey, Anda ingin melawannya, ini jumlah gaji yang akan didapatkan, ambil atau tinggalkan.' Dan (Stipe Miocic) seperti, 'Uhh,' dan kemudian mereka mengabaikan itu begitu saja," pungkas Helwani.

Khabib Versi Raksasa Jadi Cadangan

Gagalnya rencana tersebut membuat pihak UFC akhirnya fokus pada tujuan utama untuk mempertemukan Jon Jones vs Francis Ngannou.

Menurut laporan dari BJPENN, pihak UFC dikabarkan akan mempersiapkan duel Jon Jones vs Francis Ngannou pada 5 Maret 2023 di Las Vegas, dalam gelaran UFC 285.

Kendati sudah menetapkan rencana, para penggemar tak boleh merasa senang terlebih dahulu karena rencana belum tentu terjadi karena masalah kini datang di pihak Francis Ngannou.

Seperti yang diketahui Francis Ngannou merupakan raja kelas berat UFC saat ini, namun kontraknya bersama kompetisi MMA terbesar di dunia saat ini akan berakhir di tahun 2023.

Jika Francis Ngannou tak kunjung mendapatkan kontrak anyar sebelum 2023, bukan tak mungkin duel super dirinya menghadapi Jon Jones yang sudah dinanti-nantikan banyak pihak akan kembali batal.

Pihak UFC akhirnya menyiapkan sebuah rencana cadangkan dengan membuat Jon Jones kembali bertarung menghadapi sosok yang dianggap sebagai Khabib Nurmagomedov versi kelas berat, yakni Curtis Blaydes.

Sebagai tambahan informasi, kenapa Curtis Blaydes bisa disebut sebagai Khabib versi raksasa karena petarung berjuluk Razor ini memiliki gaya tarung pegulat di divisi yang mana para pesaingnya lebih cenderung menampilkan pertarungan adu jotos atau berdiri.

Memang nama Curtis Blaydes tak sepopuler raja kelas berat, Francis Ngannou. Namun kemampuan Khabib versi raksasa tak boleh dipandang sebelah mata karena di tiga pertarungan terakhirnya, Curtis Blaydes berhasil meraih tiga kemenangan beruntun.

Tiga jagoan yang berhasil dibuat bertekuk lutut oleh Curtis Blaydes di antaranya Jairzinho Rozenstruik, Chris Daukaus, dan Tom Aspinall.

Bisa dipastikan Jon Jones akan mendapatkan kesulitan menghadapi Curtis Blaydes yang dikenal memiliki kemampuan gulat apik di kelas berat dan dibarengi kekuatan pukulan yang mematikan.[]