News

Kematian Capai 1,3 Juta Lebih, Eropa Kembali Jadi Episentrum Covid-19 

Kematian Capai 1,3 Juta Lebih, Eropa Kembali Jadi Episentrum Covid-19 


Kematian Capai 1,3 Juta Lebih, Eropa Kembali Jadi Episentrum Covid-19 
Seorang wanita yang sedang melakukan tes Covid-19 di Moskow, Rusia pada Rabu (3/11) ( Maxim Shipenkov/EPA-EFE)

AKURAT.CO, Dengan lonjakan infeksi yang meningkat, Eropa sekali lagi menjadi episentrum Covid-19. Rekor kematian dan kasus harian terjadi di Rusia, sementara infeksi melonjak secara signifikan di Ukraina, Polandia, dan Jerman. 

Seperti diwartakan UPI, benua itu adalah satu-satunya yang mencatat kenaikan kasus selama satu minggu, dengan jumlah kematian naik hingga 10 persen, dan kasus infeksi naik 9 persen. 

Sementara itu, di seluruh dunia, kasus meningkat 2 persen dengan jumlah yang dicatat sampai Minggu (7/11) mencapai total 250.543.185 infeksi. Menurut pelacakan Worldometers, kematian global menyusut 5 persen, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 5.063.724 kasus.

Kendati kasus kematian global turun, tetapi korban tewas akibat Covid-19 di Eropa sangat massif. Menurut laporan, kasus kematian total di Eropa telah menyentuh 1.326.613 kasus, dan menjadi yang paling tinggi dari seluruh benua di dunia. Sementara, kasus infeksi di Benua Biru itu kini tercatat mencapai 66.221.982, dan menjadi yang kedua di belakang Asia.

"Kita berada di titik kritis lain dari kebangkitan pandemi. Eropa kembali ke pusat pandemi, seperti saat kita berada satu tahun yang lalu. Kita harus mengubah taktik kita, dari bereaksi terhadap lonjakan Covid-19 menjadi mencegahnya dari awal," katanya pemimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Eropa, Dr. Hans Kluge, dalam jumpa pers Jumat (5/11). 

Berbicara dari kantor WHO untuk Eropa di Kopenhagen, Denmark, Kluge mengatakan bahwa pada Februari tahun mendatang, benua itu bisa melihat setengah juta lebih kematian baru akibat Covid-19.

Kekhawatiran Kluge terhadap Eropa didasarkan pada peningkatan kasus kematian dan infeksi di negara-negara Eropa. Salah satunya termasuk Rusia. Pada hari Minggu, negara ini melaporkan rekor 1.179 kematian dan berada di urutan kelima secara keseluruhan dengan total kematian sebanyak 246.814. Sementara infeksi tambahan pada hari itu tercatat mencapai 39.165 kasus, dan  menjadikan total infeksi sebanyak 8.795.095. Ini adalah total  infeksi terbanyak kelima di dunia. 

Rusia telah melampaui seribu kematian setiap hari sejak 16 Oktober.

Dalam satu minggu, angka kematian di Rusia juga terpantau naik hingga 8.255 kasus. Angka ini naik 5 persen dan menjadi kematian baru terbanyak di dunia. Sementara kasus infeksi di negara itu naik 6 persen atau sebanyak 283.133. Angka itu menempatkan Rusia menjadi negara kedua dengan infeksi baru terbanyak yang dicatat selama satu minggu setelah Amerika Serikat (AS) yang mencatat 465.174 kasus. AS sendiri menempati urutan nomor 1 di dunia untuk Covid-19, dengan jumlah kematian berada di angka 775.153, dan  kasus infeksi berada di angka 47.319.956.

Di tempat lain di Eropa, yakni Jerman, kematian naik hingga 78 persen dengan peningkatan mingguan mencapai 785 kasus, dan kasus infeksi naik 28 persen atau sebanyak 165.822. Situasi serupa dialami Polandia yang  mencatat kenaikan kasus kematian sebanyak 34 persen atau 743, dan infeksi naik 48 atau 73.625 kasus. 

Kemudian untuk Ukraina, kasus kematian meningkat 9 persen atau 4.242. Sementara, tambahan infeksi turun 2 persen atau 153.142 kasus. Pada Minggu, negara ini melaporkan 49 kasus kematian tambahan. Sementara sehari sebelumnya, Ukraina mencatat rekor kematian harian dengan angka mencapai hingga 793 kasus. 

Polandia, sementara itu, telah mencatat kematian total dengan angka mencapai 77.757 kasus. Kemudian di Rumania, kematian baru bertambah 263 kasus. Sementara pada Selasa (2/11), untuk ke-20 kalinya, negara ini kembali mencatat rekor kematian dengan angka mencapai 589 kasus. Dengan kematian yang terus naik, Rumania membukukan total kematian Covid-19 dengan angka sebanyak 50.755 kasus. []