Entertainment

Keluarganya Belum Bayar Ganti Rugi Rp300 Juta Kepada Nagaswara, Begini Komentar Atta Halilintar

Atta Halilintar rupanya belum mengetahui bahwa keluarganya, Gen Halilintar, harus membayar ganti rugi sebesar 300 juta kepada Nagaswara


Keluarganya Belum Bayar Ganti Rugi Rp300 Juta Kepada Nagaswara, Begini Komentar Atta Halilintar
Atta Halilintar dikediamannya, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (21/8) (Akurat.co, Agussalim)

AKURAT.CO, Atta Halilintar tidak banyak memberikan tanggapan terkait keluarganya, Gen Halilintar, yang belum membayar ganti rugi senilai Rp300 juta kepada label musik Nagaswara. Pasalnya, suami Aurel Hermansyah itu mengaku belum mengetahui kalau Gen Halilintar harus membayar ganti rugi. 

"Aku belum lihat beritanya," ujar Atta Halilintar di Kawasan Manggarai, Jakarta Pusat, Sabtu (21/5). 

Gen Halilintar harus membayar ganti rugi karena telah merubah lirik lagu Lagi Syantik yang sebelumnya pernah dipopulerkan oleh pedangdut Siti Badriah. Kasus tersebut telah dimenangkan oleh Nagaswara sebagai pemilik hak cipta dan Gen Halilintar harus membayar ganti rugi berdasarkan keputusan Mahkamah Agung (MA). 

baca juga:

Disinggung mengenai hal itu, Atta Halilintar mengaku sama sekali tidak mengetahuinya. Namun jika Gen Halilintar harus membayar ganti rugi, Atta dan keluarganya akan berdiskusi terlebih dahulu mengenai kewajiban tersebut. 

"Wah, nggak tahu. Nanti aku cek dulu, belum tahu nanti kayak gimana," jelas Atta Halilintar

Diberitakan sebelumnya, Nagaswara telah memenangkan hak cipta lagu Lagi Syantik setelah mereka melakukan upaya peninjauan kembali (PK) di tingkat Mahkamah Agung terkait putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Putusan itu telah dikeluarkan MA sejak Desember 2021 lalu. 

Sebelumnya, Yosi Mulyadi, kuasa hukum Nagaswara mengatakan pihaknya sudah mengajukan eksekusi atas putusan MA, namun masih belum keluar putusannya. Kendati demikian, Yosi meminta itikad baik Gen Halilintar untuk membayarkan kerugian yang dimaksud.

"Putusan hukum ini sudah final, berkekuatan hukum tetap. Tapi sampai sekarang belum ada itikad baik untuk membayar," ujar Yosh Mulyadi, di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/5).

Lebih lanjut Yosi menyampaikan pihaknya akan mengambil langkah hukum jika Gen Halilintar tidak memiliki itikad baik untuk segera membayar ganti rugi. Akan tetapi, Yosi tidak secara khusus meyebut upaya hukum dimaksud masuk dalam ranah hukum pidana atau perdata.