Ekonomi

Kekayaan Miliarder AS Malah Makin Mencakar Langit, Tembus Rp25,659 Sejak Pandemi!

Pandemi Covid-19 nampaknya tak memberikan efek berarti bagi para miliarder Amerika Serikat (AS)


Kekayaan Miliarder AS Malah Makin Mencakar Langit, Tembus Rp25,659 Sejak Pandemi!
Elon Musk dan Jeff Bezos miliarder AS (people.com)

AKURAT.CO Pandemi Covid-19 nampaknya tak memberikan efek berarti bagi para miliarder Amerika Serikat (AS). Kabarnya kekayaan para miliarder AS justru makin subur sejak datang pandemi.

Kok bisa? tak dapat dipungkiri para miliarder AS yang kebanyakan bermain pada bisnis ranah teknologi memang justru makin moncer di tengah pandemi Covid-19 yang memang memaksa setiap insan untuk memasuki era digitalisasi. Seiring dengan upaya penekanan kasus penyebaran Covid-19.

Salah satu jawaranya, Elon Musk yang masih mampu nangkring di tahta orang terkaya nomor satu dunia. Elon Musk memiliki kekayaan nyaris menyentuh US$300 miliar (Rp4.260 triliun).

Pada tahun baru 2020, sebelum Covid-19 melanda AS, para miliarder di Negeri Paman Sam memiliki kekayaan sebesar US$3,4 triliun, menurut perkiraan Forbes. Hari ini, mereka bernilai hampir US$5,3 triliun. Alhasil miliarder AS menjadi lebih kaya lebih dari US$1,8 triliun (Rp25.659 triliun) sejak pandemi dimulai.

Lonjakan besar-besaran dalam kekayaan miliarder terjadi saat pasar melonjak. S&P 500 naik 45 persen sejak awal 2020, sedangkan Dow Jones Industrial Average telah naik 27 persen. Para miliarder Amerika, 56 persen lebih kaya selama rentang itu.

Melansir Forbes di Jakarta, Senin (8/11/21) hanya 20 orang yang menyumbang lebih dari setengah dari semua keuntungan miliarder.

Tidak ada yang menjadi lebih kaya dari Elon Musk. Hari ini, ia menjadi orang pertama yang melewati angka US$300 miliar, bernilai sekitar US$320,3 miliar, dia menaiki rekor kekayaan US$293,7 miliar yang mencengangkan daripada sebelum pandemi dimulai.

Kekayaan Elon Musk lebih banyak daripada gabungan kekayaan Bill Gates dan Warren Buffett. Saham Tesla, yang dimiliki Elon Musk telah melonjak hampir 1.400 persen sejak awal tahun 2020, dan perusahaan penerbangan luar angkasa pribadinya, SpaceX, juga terus mencapai ketinggian baru.

Pada bulan Februari, investor menilai perusahaan sebesar US$74 miliar sehingga penjualan saham sekunder baru-baru ini dilaporkan menghargai SpaceX US$100 miliar.

Pandemi juga merupakan pencapaian yang baik bagi Jeff Bezos. Usai mengundurkan diri sebagai CEO Amazon pada bulan Juli, ia segera meluncurkan dirinya sendiri sejauh 351.210 kaki ke luar angkasa dengan salah satu roket Blue Origin miliknya. Kekayaannya telah naik dengan cepat karena saham Amazon telah melonjak 88 persen sejak awal tahun 2020, mendorong kekayaan bersih Jeff Bezos naik US$86,2 miliar, menjadi sekitar US$200,9 miliar.

Jeff Bezos merupakan orang terkaya kedua di dunia, di belakang Elon Musk, mengutip warta ekonomi.

Pemenang besar lainnya adalah Larry Ellison dari Oracle dan Larry Page dari Google, masing-masing dari keduanya mendapatkan US$65,8 miliar lebih kaya selama pandemi berkat kenaikan harga saham perusahaan masing-masing sebesar 87 persen dan 120 persen. Salah satu pendiri Google, Sergey Brin, yang memiliki sedikit lebih sedikit saham di induk Google, Alphabet telah US$63,3 miliar lebih kaya.

Dengan pasar yang begitu hancur, sulit bagi para miliarder untuk tidak menjadi kaya raya. MacKenzie Scott, mantan istri Jeff Bezos, telah memberikan lebih dari US$8,5 miliar untuk amal sejak tahun 2020. Namun, dia masih US$22 miliar lebih kaya daripada sebelum dia memulai, berkat harga saham Amazon yang tinggi.

Warren Buffett juga meraih pendapatan yang baik. Setelah dua tahun memberikan hadiah tahunan yang besar untuk amal yakni US$2,9 miliar pada 2020 dan US$4,1 miliar pada 2021, ia tetap menjadi lebih kaya US$15,2 miliar berkat lonjakan 28 persen saham Berkshire Hathaway.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: .