Ekonomi

Kekayaan Mark Zuckerberg Menciut, Facebook Turut Rugi Rp1,4 Triliun!

Facebook, WhatsApp, dan Instagram telah menggegerkan dunia setelah layanannya tumbang pada Senin (4/1) sekitar pukul 22.30 WIB hingga pagi ini


Kekayaan Mark Zuckerberg Menciut, Facebook Turut Rugi Rp1,4 Triliun!
Mark Zuckerberg pendiri Facebook (Middle East Monitor)

AKURAT.CO Facebook, WhatsApp, dan Instagram telah menggegerkan dunia setelah layanannya tumbang pada Senin (4/1) sekitar pukul 22.30 WIB hingga pagi ini. CEO raksasa teknologi itu, Mark Zuckerberg, lantas meminta maaf atas gangguan tersebut melalui unggahan Facebook-nya.

"Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Messenger kembali daring sekarang. Maaf atas gangguan hari ini. Saya tahu betapa Anda mengandalkan layanan kami untuk tetap terhubung dengan orang-orang yang Anda sayangi," tulisnya pada Selasa (5/10).

Pemadaman global Facebook pada hari Senin telah merugikan perusahaan sebanyak US$100 juta (Rp1,42 triliun). Namun yang pasti, pemadaman yang membuat Instagram, WhatsApp, dan Messenger milik Facebook offline selama lebih dari enam jam, sudah pasti sangat merugikan.

Sebelumnya, sang pendiri Facebook, Mark Zuckerberg juga merasakan kekayaan yang merosot tajam sebesar US$7 miliar (Rp99 triliun), menurut Bloomberg Billionaires Index. Salah satu perkiraan dari Fortune menyebutkan angka tersebut mencapai US$99,75 juta (Rp1,4 triliun).

Majalah itu mencatat bahwa Facebook melaporkan revenue sebesar US$29,08 miliar (Rp414 triliun) selama periode 91 hari untuk kuartal kedua tahun 2021. Dikutip dari New York Post di Jakarta, Rabu (6/10/21) dengan demikian, pendapatan Facebook menghasilkan rata-rata USD319,6 juta (Rp4,5 triliun) per hari atau USD13,3 juta (Rp189 miliar) per jam, menurut Fortune.

Berdasarkan Facebook dan propertinya yang turun selama 7,5 jam dari 11:30 ET (22:30 WIB), Fortune memperkirakan jumlah kerugian hampir US$100 juta (Rp1,42 triliun). Perkiraan lain dari tim data di LoveTheSales.com, platform e-commerce yang berbasis di London, mematok angka kehilangan pendapatan sekitar US$93 juta (Rp1,3 triliun), berdasarkan proyeksi pendapatan Facebook untuk tahun ini, mengutip warta ekonomi. 

Para eksekutif Facebook berbondong-bondong meminta maaf atas kejadian ini, terutama CEO Facebook Mark Zuckerberg. Pasalnya, pemadaman tersebut menghapus lebih dari US$50 miliar (Rp712 triliun) dari kapitalisasi pasar Facebook.

"Maaf atas gangguan hari ini -- saya tahu betapa Anda mengandalkan layanan kami untuk tetap terhubung dengan orang-orang yang Anda sayangi," katanya. 

Untungnya, saham perusahaan langsung rebound moderat pada hari Selasa, sekitar 2 persen lebih tinggi di angka US$332,50 per saham.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.