Olahraga

Kejutan, 37 Kemenangan Beruntun Iga Swiatek Dihentikan Petenis Prancis

Iga Swiatek dipaksa menyerah dua set langsung oleh Alize Cornet.


Kejutan, 37 Kemenangan Beruntun Iga Swiatek Dihentikan Petenis Prancis
Petenis senior asal Prancis, Alize Cornet (kanan) bersalaman dengan petenis nomor satu dunia, Iga Swiatek, yang berhasil ia kalahkan pada putaran ketiga Wimbledon 2022, Sabtu (2/7). (Twitter.com/WTA)

AKURAT.CO, Kejutan besar terjadi dalam putaran ketiga Wimbledon 2022. Petenis putri nomor satu dunia, Iga Swiatek secara tidak terduga, dipaksa menyerah oleh petenis gaek Prancis, Alize Cornet lewat pertarungan dua set langsung 6-4 dan 6-2 dalam waktu 93 menit pada Sabtu (2/7).

Bagi Swiatek, ini merupakan kekalahan perdana dirinya sejak lebih dari empat bulan. Ya, petenis asal Polandia itu sebelumnya berhasil mencatatkan 37 kemenangan beruntun, dengan meraih enam gelar beruntun. Terakhir kali Swiatek kalah adalah di babak 16 besar Kejuaraan Dubai pada 16 Februari lalu dari Jelena Ostapenko.

"Biasanya saya keras pada diri saya sendiri. Di sini, saya tahu bagaimana perasaan saya sebelum pertandingan, saya tahu bagaimana perasaan saya ketika saya berlatih. Anggap saja saya tidak merasa dalam kondisi terbaik. Jadi saya agak sadar bahwa ini bisa terjadi. Mungkin itu bukan sikap yang benar untuk dimiliki, tetapi memang seperti itu,” kata Swiatek usai laga.

baca juga:

"Saya mencoba banyak hal untuk merasa lebih baik di lapangan, di lapangan rumput, tetapi tidak berhasil. Itu sebabnya saya bahkan tidak keras pada diri sendiri karena, seperti, semacam logika bahwa jika saya tidak dapat menemukannya. Bahkan saat latihan, saya tidak akan menemukannya di pertandingan."

Sementara bagi Cornet, kemenangan tersebut menempatkan petenis berusia 32 tahun itu lolos ke babak 16 besar Wimbledon untuk pertama kalinya sejak 2014.

Menariknya, hasil ini juga kemenangan pertama Cornet atas petenis nomor satu dunia sejak mencatat hasil yang sama di putaran ketiga Wimbledon pada tahun 2014. Kala itu, Cornet juga mengejutkan nomor satu dunia Serena Williams dengan skor 1-6, 6-3, 6 -4 untuk maju ke 16 besar di Wimbledon.

"Ini mengingatkan saya saat saya mengalahkan Serena di lapangan yang sama, tepatnya delapan tahun lalu. Lapangan ini adalah pesona keberuntungan bagi saya,” kata Cornet di lapangan setelah kemenangan, sebagaimana dikutip dari WTA Tennis.

"Saya pikir pertandingan semacam ini adalah tujuan saya hidup, apa yang saya latih setiap hari. Saya tahu saya bisa memenangkannya. Saya memiliki keyakinan."

Pada pertandingan lainnya, unggulan keempat Paula Badosa belum menemui kendala berarti. Petenis asal Spanyol itu sukses menghempaskan pemilik dua gelar Wimbledon (2011 dan 2014), Petra Kvitová dari Republik Ceko.

Badosa mampu mengatasi perlawanan Kvitova lewat duel berdurasi 120 menit atau dua jam dengan skor 7-5, 7-6(4). Berkat hasil ini, petenis nomor empat dunia itu berhak melaju ke 16 besar.

Selanjutnya, Badosa bakal menantang mantan petenis nomor satu dunia, Simona Halep dari Rumania. Halep sudah memastikan diri lolos ke 16 besar lebih dulu setelah mengalahkan Magdalena Frech dari Polandia 6-4, 6-1 di lapangan dua..

Halep dan Badosa dijadwalkan bakal saling berhadapan pada Senin (4/7) dalam pertarungan blockbuster untuk memperebutkan satu tiket ke perempat final. Dalam satu-satunya pertemuan mereka sebelumnya, Halep mengalahkan Badosa 6-3, 6-1 di lapangan tanah liat Madrid dua bulan lalu.[]