Olahraga

Kejuaraan yang akan Diikuti Federer di Lapangan Tanah Liat 2019


Kejuaraan yang akan Diikuti Federer di Lapangan Tanah Liat 2019
Petenis peringkat tiga dunia asal Swiss, Roger Federer dalam salah satu pertandingannya di lapangan tanah liat (TENNISWORLDUSA)

AKURAT.CO, Petenis peringkat tiga dunia dan pemilik 20 gelar juara Grand Slam, Roger Federer meraih gelar Roland Garros pertama kali pada 2009, sekaligus memutus dominasi Rafael Nadal selama empat tahun beruntun.

Setelah itu, Federer hanya memenangkan dua gelar di permukaan paling lamat di Madrid 2012, di lapangan tanah liat biru yang kontroversial dan di Istanbul 2015.

Memiliki catatan 48 kemenangan dan empat gelar ATP pada 2018, Federer berhasil mengelola tahun ini hingga mampu berada di peringkat tiga dunia. Memperpanjang dominasinya sebagai pemain peringkat tiga besar tertua, sejak sistem peringkat diperkenalkan pada 1973.

Untuk memastikan ia memilih jadwal terbaik di tahap-tahap akhir karier, Federer menegaskan dia tidak akan bersaing di lapangan tanah liat pada 2018. Juga setelah kalah di babak kedua dari Thanasi Kokkinakis di Miami Terbuka.

Namun, Federer bisa membuat satu perubahan signifikan, berpikir tentang bermain di ATP tanah liat untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir. Federer tidak pernah turun di Roland Garros sejak kalah di perempat final atas Stan Wawrinka pada 2015.

Dikutip laman World Tennis Usa, kemungkinan dia akan kembali ke lapangan Philippe Chatrier lagi pada bulan Mei mendatang setelah menjajal lapangan tanah liat di Barcelona dan Roma.

Federer akan membuat keputusan akhirnya setelah Indian Wells dan Miami Terbuka. Tetapi ia mungkin akan bermain di turnamen lapangan tanah liat ATP terbaik kelima di Barcelona untuk pertama kalinya dalam 19 tahun.

Bertolak ke Roma, walau Federer tidak pernah meraih gelar dan hanya menjadi runner-up pada 2003, 2006, 2013 dan 2015, terakhir kali Federer menjajakan kaki di Italia tiga tahun lalu.

Akan sangat menarik menantikan Roger Federer kembali bermain di lapangan tanah liat lagi musim depan. Namun, rencananya tiga bulan mendatang tergantung pada hasil di Sunshine Double (Indian Wells dan Miami Terbuka) pada awal musim ATP Masters 1000.[]