Olahraga

Kejuaraan Dunia: Pasukan Ganda Campuran Berjuang dengan Status Underdog

Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong akan menjadi duet paling diunggulkan mengingat mereka meraih gelar juara di enam turnamen terakhir secara beruntun.

Kejuaraan Dunia: Pasukan Ganda Campuran Berjuang dengan Status Underdog
Pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, ketika berlatih di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, 9 Agustus 2022. (PBSI)

AKURAT.CO, Sektor ganda campuran boleh jadi merupakan salah satu sektor yang tidak difavoritkan Indonesia untuk merebut gelar di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022. Di sisi lain, mereka dibebankan untuk mengangkat nomor yang sebenarnya merupakan andalan Indonesia dalam satu dekade terakhir tersebut.

Indonesia mengirimkan tiga pasangan di Kejuaraan Dunia yang digelar di Tokyo, Jepang, 22-28 Agustus 2022 itu. Mereka adalah Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati, serta pasangan muda Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela.

Jika peta persaingan dibentangkan melalui ranking, Indonesia jelas merupakan underdog. Rinov/Pitha tercatat sebagai pasangan Indonesia dengan ranking terbaik di mana mereka kini berada di posisi 18 dunia.

baca juga:

Lawan terberat mereka tentu saja empat pasangan ranking teratas saat ini. Mereka adalah Dechapol Puavaranakroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand/1), Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China/2), Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang/3), Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (China/4).

Indonesia sebenarnya punya kans terbesar melalui Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang saat ini berada di ranking lima dunia. Namun, duet juara All England 2020 ini absen karena Praveen harus menjalani pemulihan cedera.

Rinov/Pitha yang mendapat bye di putaran pertama berpeluang menghadapi Wang/Huang di perempat final. Dalam empat pertemuan, Rinov/Pitha belum pernah menang ditandai dengan kekalahan pada perempat final Kejuaraan Asia di Manila, akhir Mei lalu.

Selain Wang/Huang, perlu dicatat juga duet asal China lainnya, Zheng/Huang, yang tampil gemilang dalam upaya mereka kembali ke posisi ranking satu dunia. Zheng/Huang memenangi enam gelar beruntun dari sembilan turnamen yang mereka ikuti tahun ini.

“Saya tidak berpikir kami tak terkalahkan,” kata Huang sebagaimana dipetik dari BWF. “Tetapi kami sudah bersiap dengan sangat baik. Kami semakin dewasa dan lebih stabil.”

Pun demikian, Zheng/Huang dipastikan baru menghadapi pasangan Indonesia di semifinal karena mereka berada di bagan atas undian pertandingan sementara tiga wakil Indonesia berada di bagian bawah. Di sisi lain, pertarungan sesama Indonesia berpeluang terjadi sebelum semifinal.

Adapun Rehan/Lisa akan menghadapi wakil Chinese Taipei, Lee Jhe-Huei/Hsu Ya Ching, di putaran pertama. Sedangkan Zachariah/Hediana akan menantang duet asal Denmark, Mikkel Mikkelsen/Rikke Sobby.[]