News

Kejati-Pemprov DKI Gelar Vaksinasi Covid-19 dan Pembagian Sembako di Rusun Waduk Pluit

Jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19 kepada anak sekolah dan warga masyarakat berpenghasilan menengah bawah.


Kejati-Pemprov DKI Gelar Vaksinasi Covid-19 dan Pembagian Sembako di Rusun Waduk Pluit
Kejati-Pemprov DKI Gelar Vaksinasi Covid-19 dan Pembagian Sembako di Rusun Waduk Pluit. (Dok. Istimewa)

AKURAT.CO Jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19 kepada anak sekolah dan warga masyarakat berpenghasilan menengah bawah di lima wilayah Jakarta. Kegiatan vaksinasi berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. 

Kegiatan vaksinasi dibuka oleh Kepala Kejati DKI Jakarta Febrie Adriansyah, yang lokasinya di Rumah Susun, Penjaringan, Jakarta Utara. Dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Kajari Jakarta Utara.  

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta Febrie Adriansyah mengatakan, pihaknya terus mendorong target Pemerintah Daerah untuk menyelesaikan vaksinasi kepada masyarakat. Sebab, hal itu menjadi salah satu kondisi untuk memitigasi dan menyelesaikan pandemi Covid-19. 

"Dan ini merupakan program yang kita mendatangi masyarakat (untuk divaksin). Kita mengerti bagaimana kondisi masyarakat saat ini," kata Febrie dalam sambutannya di Rumah Susun Pluit, Jakarta Utara, Sabtu (28/8/2021). 

Kemudian juga, kata mantan Direktur Penyidikan JAM Pidsus Kejagung ini, kegiatan vaksinasi dengan mendatangi langsung, agar masyarakat tertarik untuk divaksinasi. Apalagi saat ini, kartu atau sertifikat vaksin menjadi persyaratan saat akan bepergian dan memasuki fasilitas umum. 

"Sehingga kita harapkan semua masyarakat untuk divaksin. Sebagaimana dari peraturan Pemda dan Gubernur, sekarang semuanya mulai dari masuk mal, masuk rumah makan, harus menunjukan kartu vaksin. Ini juga menjadi salah satu dorongan supaya masyarakat juga timbul kesadaran untuk divaksin," paparnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Kajati DKI bersama jajaran mendatangi para pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku usaha UMKM satu per satu untuk menanyakan terkait penghasilan yang diperoleh pedagang pada saat pandemi Covid-19. 

Salah satunya, Kajati DKI menanyakan kepada pedagang bubur ayam yang merupakan seorang bapak-bapak dan pedagang mie ayam. 

"Sudah dapat penghasilan berapa hari ini Pak?" tanya Febrie kepada pedagang bubur ayam.