News

Kejar Target, Pansus Siap Bahas RUU IKN Seharian

Pansus RUU Ibu Kota Negara (IKN) menyatakan, pihaknya tidak akan memaksakan mengambil keputusan tingkat pertama RUU IKN pada hari ini.


Kejar Target, Pansus Siap Bahas RUU IKN Seharian
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa (Istimewa)

AKURAT.CO Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Ibu Kota Negara (IKN) menyatakan, pihaknya tidak akan memaksakan mengambil keputusan tingkat pertama RUU IKN pada hari ini. Sebab, masih ada empat substansi RUU IKN yang masih perlu dibahas.

"Kalau misalnya pembahasannya belum selesai, ya nanti kita tunggu dilanjutkan lagi, jadi belum bisa diambil keputusan tingkat pertama. Ya kita tidak paksakan," kata Wakil Ketua Pansus RUU IKN Saan Mustopa saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (17/1/2022).

Saan menjelaskan, empat substansi/klaster RUU IKN yang belum selesai itu akan dibahas kembali di panitia kerja (Panja) pada hari ini.

baca juga:

"Nah klaster-klaster itu juga kan konsekuensi dari beberapa banyak pasal, itu yang akan kita coba nanti bahas di sini di panja ini, hari ini," terang Saan.

Saan juga menyebutkan, terdapat dua klaster pembahasan yang masih alot yaitu tentang rencana induk dan pendanaan. 

"Anggota ingin tahu lebih detail rencana (induk)-nya seperti apa, ingin mempelajari karena proses selanjutnya berdasarkan rencana induk," kata Saan. 

Sementara itu, isu pendanaan juga masih menjadi bahan utama pembahasan. Sebab, ada kekhawatiran apabila skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dapat berujung pada mangkraknya proyek ibu kota baru.

"Jangan sampai nanti proyek IKN ini misalnya pembiayaan ada dari KPBU lebih banyak seperti proyek lain seperti proyek kereta api cepat. Jangan sampai ini jadi proyek yang mangkrak. Menurut saya, kritisnya anggota terkait itu positif. Jadi kita ingin proyek pemindahan ibu kota, infrastrukturnya dijalankan secara hati-hati dan jangan sampai ke depan ada kendala," kata Politikus Partai NasDem tersebut. 

Kendati demikian, kata dia, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pengambilan keputusan tingkat pertama pada hari ini, jika pembahasan telah selesai.