News

Kejanggalan Hilangnya Pacar Gabby Petito Mulai Terbongkar, Polisi Salah Lihat Ibunya

Polisi mengira Brian Laundrie pulang pada 15 September, tetapi orang itu ternyata adalah ibunya, Roberta Laundrie.


Kejanggalan Hilangnya Pacar Gabby Petito Mulai Terbongkar, Polisi Salah Lihat Ibunya
Kolase foto Brian Laundrie dan Roberta Laundrie. (Foto: WSVN) ()

AKURAT.CO Detektif polisi di Florida, Amerika Serikat (AS), salah mengira ibu Brian Laundrie sebagai putranya saat mereka memantau rumah keluarga tersebut usai selebgram Gabby Petito dilaporkan hilang.

"Perawakan mereka sangat mirip. Namun, tak ada kasus yang sempurna," kata juru bicara Departemen Kepolisian North Port, Josh Taylor, dilansir dari CNN.

Terbongkarnya kesalahan pengawasan ini mengklarifikasi setidaknya satu perbedaan antara kronologi versi otoritas dan versi pengacara keluarga Laundrie selama masa kritis di bulan September.

Pada bulan itu, Petito dilaporkan hilang saat berpetualang dengan Laundrie. Jasad selebgram itu pun ditemukan di hutan nasional Wyoming. Koroner lantas menetapkan wanita itu tewas akibat dicekik.

Mayat Laundrie kemudian ditemukan pekan lalu di cagar alam dekar rumah keluarganya. Orang tuanya pun diharapkan menjadi kunci untuk memahami apa yang terjadi pada Petito dan Laundrie.

Baca Juga: Ditemukan di Cagar Alam, Jenazah Pacar Gabby Petito Dimakan Aligator dan Babi Hutan

View this post on Instagram

A post shared by Gabby (@gabspetito)

Kesalahpahaman terjadi setelah Laundrie pulang ke Florida tanpa Petito. Polisi melihatnya pergi dari rumah keluarganya pada 13 September dengan mobil Ford Mustang-nya. Dua hari kemudian, Mustang itu kembali.

"Kami pikir telah melihat Brian pulang ke rumah," ungkap Taylor.

Jadi, selama 2 hari kemudian, polisi yakin Brian Laundrie ada di rumah. Padahal, mobil itu dibawa pulang oleh ibu Laundrie, Roberta Laundrie.

Kesalahan ini disadari penyidik pada 17 September. Saat itu, orang tuanya mengatakan kepada polisi kalau mereka tak lagi melihat putra mereka sejak Selasa, 14 September. Kepada pengacaranya, mereka mengatakan putra mereka pamit pergi ke Cagar Alam Carlton pada 13 September dan tak terlihat lagi sejak saat itu.

"Jika Anda mengira putra Anda hilang sejak Selasa, masa Anda akan membawa mobilnya pulang ke rumah. Jadi kami pikir orang yang keluar dengan topi baseball itu Brian," dalih Taylor soal sopir Mustang yang dilihatnya pada 15 September.

Mustang itu pun tercatat diparkir di cagar alam pada 14 September.

"Semua orang berbuat kesalahan. Namun, Brian dan Roberta bukan orang yang sama. Apalagi, polisi North Port menaruh karcis parkir di Mustang itu di taman nasional. Jika mereka melihat Brian pergi pada hari Senin dengan Mustang-nya, mereka seharusnya memantau Mustang itu dan taman nasional mulai hari Senin, sehingga mereka akan tahu bahwa Chris dan Roberta yang mengambil Mustang dari taman nasional," ujar Steve Bertolino, pengacara keluarga Laundrie, pada Selasa (26/10).

Bertolino mengaku lega dengan terbongkarnya kesalahan ini.

"Meski tak membuat perbedaan terhadap kehidupan Brian, ini akan mencegah semua tuduhan palsu oleh begitu banyak orang terhadap Chris dan Roberta yang dianggap menyembunyikan Brian atau membiayai pelariannya," tambah Bertolino.

View this post on Instagram

A post shared by Gabby (@gabspetito)

Kesalahan ini selaras dengan jawaban kepala Polisi North Port, Todd Garrison. Dalam jumpa pers pada 16 September, Garrison ditanya apakah ia tahu di mana Laundrie sekarang (saat itu). Ia pun mengiyakan.

Keluarga Laundrie kemudian mengaku kepada polisi kalau mereka pergi ke cagar alam pada 15 September untuk mengambil mobil keluarga.

"Agar kronologinya jelas, keluarga Laundrie melaporkan Brian tidak pulang pada malam ia pergi mendaki. Saya sebenarnya melaporkan itu secara pribadi ke FBI," pungkas Bertolino.[]