News

Kejam! Wanita AS Buat Ibunya Kelaparan hingga Tewas, Jasadnya Dibiarkan Mengering

Kim Zaheer, wanita asal Amerika Serikat (AS) ini diciduk polisi karena terbukti membuat ibu kandungnya yang lanjut usia kelaparan hingga tewas


Kejam! Wanita AS Buat Ibunya Kelaparan hingga Tewas, Jasadnya Dibiarkan Mengering
Kim Zaheer dituduh membuat ibunya Frances King berusia 85 tahun mati kelaparan (Kantor Sheriff Flager County via Metro UK)

AKURAT.CO, Kim Zaheer, wanita asal Amerika Serikat (AS) ini diciduk polisi karena terbukti membuat ibu kandungnya yang lanjut usia kelaparan hingga tewas.

Sebagaimana diwartakan Metro UK hingga FOX6, Zaheer yang berusia 64 tahun resmi didakwa atas pembunuhan pada Minggu (4/4) lalu. Ia pun ditahan dengan uang jaminan sebesar USD 500 ribu (Rp7,2 miliar).

Kasus Zaheer berawal pada Desember 2018. Saat itu, ibu Zaheer yang bernama Frances King ditemukan tak bernyawa di rumah mereka di Flager County, Florida.

Ketika King wafat, Zaheer sendiri dilaporkan sempat menghubungi polisi. Namun, panggilan itu akhirnya justru jadi boomerang bagi Zaheer. Pasalnya, saat tiba di rumahnya, petugas mendapati kondisi King yang begitu memprihatinkan.

Bahkan menurut laporan kepolisian, jasad King sudah seperti 'mumi' yang kering kerontang. Tubuh nenek 85 tahun itu juga dikatakan penuh dengan bau tinja dan urin. Tak hanya itu, kotoran tikus juga berhasil ditemukan di bawah tubuh King.

Para pejabat mengatakan, mayat King saat itu menyerupai kondisi tahanan di 'kamp konsentrasi' Jerman. Terlebih, tidak hanya kurus, ia juga kedapatan memakai kantong sampah hitam sebagai popok darurat. Kantong sampah yang beralih fungsi jadi popok itulah yang membuat tubuh King sangat bau.

Pejabat lantas mengatakan bahwa King sebenarnya telah meninggal beberapa waktu sebelum ditemukan petugas.
Mereka juga mengungkap bahwa King menderita kekurangan gizi.

Zaheer pun dituduh telah melakukan penelantaran hingga penganiayaan atas ibunya sendiri.

"Penyelidikan lebih lanjut menemukan bahwa King sangat kekurangan gizi dan tampaknya belum makan dalam waktu yang lama," bunyi laporan penangkapan Zaheer.

Laporan itu juga mengungkap bahwa penyebab kematian King adalah kekurusan parah dan sistitis emfisematosa (jenis infeksi langka pada dinding kandung kemih). Pemeriksa medis memutuskan kematian King sebagai pembunuhan.

Anugrah Harist Rachmadi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu