News

Kejagung Sita 183 Hektar Tanah Milik Benny Tjokro

Kejagung Sita 183 Hektar Tanah Milik Benny Tjokro


Kejagung Sita 183 Hektar Tanah Milik Benny Tjokro
Tersangka dugaan kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya yang juga Direktur Utama PT Hanson, Benny Tjokrosaputro, saat ditemui usai diperiksa di Gedung Kejagung RI, Jakarta, Selasa (25/2/2020) (AKURAT.CO/Faqih Fathurrahman)

AKURAT.CO, Penyidik pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung kembali melakukan penyitaan terhadap sejumlah barang bukti terkait kasus korupsi di PT Asabri (Persero).

Kali ini yang disita penyidik adalah sebanyak 131 eksemplar Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) atas nama PT HT seluas 183 hektar tanah yang terletak di Kecamatan Curugbitung (sebuah wilayah pemekaran dari Kecamatan Maja) di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

“Barang bukti yang dilakukan penyitaan itu adalah lahan atau pekarangan atas nama tersangka BTS (Benny Tjokro Saputro),” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Leonard Ebenezer Simanjuntak, Selasa (16/2/2021).

Sebelumnya, Penyidik Kejaksaan juga telah melakukan penyitaan sejumlah aset yang disebut sebagai milik dua tersangka yakni dari HH (Heru Hidayat) dan BTS (Benny Tjokro Saputro).

Barang bukti yang disita 20 kapal tanker, mobil mewah merek Ferrari F12 Berlinetta, rumah, apartemen, uang dan ratusan hektar tanah dari tangan Heru Hidayat dan Benny Tjokro.

Jaksa memprediksi, dugaan kerugian keuangan negara dalam kasus PT Asabri ini mencapai Rp 23,73 Triliun. Sedangkan pada kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), kerugian keuangan Negara telah mencapai Rp 16 Triliun.

“Untuk Kerugian Keuangan Negara di PT ASABRI ini, sedang dihitung oleh BPK,” ujar Leonard Eben Ezer Simanjuntak. []