News

Kejagung Periksa Presdir Maybank Sekuritas dan Schroder Investment Management

Pemeriksaan terkait korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di BPJS Ketenagakerjaan


Kejagung Periksa Presdir Maybank Sekuritas dan Schroder Investment Management
Gedung Bundar Jampidsus. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Penyidik pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung kembali memeriksa 10 saksi kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di BPJS Ketenagakerjaan. 

Dari 10 saksi, dua diantaranya adalah presiden direktur PT Schroder Investent Management Indonesia dan presiden direktur PT Maybank Sekuritas.

"10 saksi kita mintai keterangan untuk membuat terang kasus ini," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak di kantornya, Senin (1/2/2021).

Para saksi yang diperiksa adalah ALG selaku Dealer Utama Reksadana periode 2017 s/d sekarang; INS selaku Pjs Deputi Direktur Bidang Manajemen Resiko Investasi pada Direktorat Keuangan BPJS Ketenagakerjaan; HH selaku Direktur PT Mandiri Sekuritas;

W selaku Presiden Direktur PT Maybank Kim Eng Sekuritas; FS selaku Direktur PT Sinarmas Sekuritas; PIB selaku Karyawan BPJS Ketenagakerjaan.

Kemudian ada FRS selaku Asdep Bidang Risiko Investasi Pendapatan Tetap dan Pasar Modal Manajemen Risiko Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan; AFS selaku Direktur PT UOB Kay Hian Sekuritas; AK selaku Dealer Utama Pasar Saham Ketenagakerjaan Tahun 2014 s/d sekarang;  kemudian MTT selaku Presdir PT Schroder Investent Management Indonesia.

Pada pekan lalu, penyidik memeriksa enam saksi lain. Mereka adalah DS selaku Karyawan BPJS Ketenagakerjaan; HKC selaku Deputi Direktur Bidang Investasi Langsung BPJS Ketenagakerjaan.

Kemudiam NAT selaku Deputi Direktur Bidang Pendapatan Tetap BP JAMSOSTEK; TW selaku Staf pada Deputi Direktur Bidang Keuangan; LP selaku Asisten Deputi Bidang Analisis Pasar Utang BPJS Ketenagakerjaan; dan HSP selaku Karyawan BPJS Ketenagakerjaan.

"Pemeriksaan saksi tersebut dilakukan guna untuk mencari tersangka," kata Leo.