Lifestyle

Kehamilan Bayi Kembar Seperti Irish Bella Miliki Risiko Tinggi Karena Ruang Gerak Sempit


Kehamilan Bayi Kembar Seperti Irish Bella Miliki Risiko Tinggi Karena Ruang Gerak Sempit
Ilustrasi perempuan hamil dan suaminya. (Foto: Daily Mail)

AKURAT.CO Meninggalnya dua bayi kembar dari pasangan Irish Bella dan Ammar Zoni mencuri perhatian publik. Penyebab kematian dari bayi kembar berjenis kelamin perempuan tersebut dikarenakan Twin to Twin Transfusion Syndrome ( TTTS), yang terjadi akibat kelainan pada plasenta di rahim yang menyebabkan dampak berbahaya pada janin.

Kejadian ini membuat Irish Bella dan Ammar Zoni harus mengikhlaskan kepergian bayi kembarnya. Terlepas dari kelainan tersebut, mengandung dua bayi kembar sekaligus memang memiliki risiko yang lebih tinggi yang mengakibatkan kematian pada janin bayi.

Hal tersebut diungkapkan oleh dokter kandungan, dr. Lina Dwiyanti SpOG, ketika dihubungi AkuratHealth pada Jumat, (10/10). Menurutnya risiko kehamilan bayi kembar dikarenakan ruang pada perut secara normal hanya mampu untuk satu orang bayi.

"Kembar itu memang berisiko, jadi harus lebih aware. Kenapa berisiko? Karena perut itu hanya didesain untuk satu bayi, itu jelas. Bisa dibayangkan ada dua bayi, misal berat enam kilo ditambah ketuban, jadi total sekitar 10-12 kilogram, dan itu harus dikandung sampai 9 bulan," jelasnya.

Menurut dr. Lina hal itu memberikan efek yang luar biasa berat bagi seorang ibu, yang membuat rahim berisiko pegal dan mengakibatkan bayi berpotensi prematur.

Selain itu terbatasnya ruang gerak juga memperburuk kehamilan bayi kembar yang mana peregangan rahim lebih besar, membuat kontraksi lebih banyak. Faktor komplikasi pun akan meningkat.

"Ada komplikasi darah tinggi meningkat, kemudian komplikasi perdarahan meningkat, prematuritas tinggi," tambahnya.

Jika seorang ibu tak sanggup dan merasa kelelahan, hal itu bisa menjadi salah satu penyebab risiko keguguran meningkat. Selain itu risiko preeklampsia (komplikasi kehamilan berpotensi berbahaya) juga bisa meningkat 3 kali lebih tinggi saat hamil anak kembar atau lebih.

"Ini disebabkan oleh ketegangan yang terjadi pada plasenta karena bayi kembar tersebut tentu membutuhkan ruang yang lebih banyak. Maka dari itu untuk seseorang yang dianugerahi bayi kembar sangat perlu menjaga kesehatan dan lebih rutin melakukan pemeriksaan kandungan," tutupnya.