News

Kecam Penembakan Kucing, PSI: Melanggar Hukum dan Hak Asasi Hewan, Pelaku Bisa Dipenjara

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengencam insiden penembakan kucing di lingkungan Sesko TNI Kota Bandung, Jawa Barat.


Kecam Penembakan Kucing, PSI: Melanggar Hukum dan Hak Asasi Hewan, Pelaku Bisa Dipenjara
Ilustrasi (Dok. AKURAT.CO)

AKURAT.CO, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengencam insiden penembakan kucing di lingkungan Sesko TNI Kota Bandung, Jawa Barat.

Pelaku penembakan diduga berpangkat brigadir jenderal (Brigjen) berinisial NA yang merupakan anggota organik Sesko TNI. Dia menembaki sejumlah kucing menggunakan senapan angin pada Selasa (16/8/2022).

"Penganiayaan hewan, apalagi sampai menyebabkan kematian, melanggar hukum dan hak asasi hewan. Kucing juga berhak untuk hidup dan bebas dari penganiayaan," kata juru bicara DPP PSI bidang Perlindungan Hewan, Francine Widjojo dalam keterangan tertulis, Jumat (19/8/2022).

baca juga:

Francine menyebut, penganiayaan hingga menyebabkan hewannya cacat atau tidak produktif itu dapat terancam satu sampai enam bulan penjara.

"Dan denda Rp1 juta sampai Rp5 juta berdasarkan Pasal 66A ayat (1) jo Pasal 91B UU Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan yang terakhir diubah dengan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja," urainya.

Sementara, lanjut Francine, apabila penganiayaan hewan tersebut menyebabkan kematian maka diancam dengan sanksi pidana penjara paling lama 9 bulan berdasarkan Pasal 302 ayat (2) KUHP.

“Dalam draf RUU KUHP Juli 2022, penganiayaan hewan yang menyebabkan kematian diancam pidana penjara 1 tahun 6 bulan. Meski ada peningkatan sanksi pidana penjara namun masih terlalu ringan," terangnya.

"Kejahatan serupa di Inggris dan di Amerika bisa dikenakan 5 tahun penjara yang seharusnya bisa diterapkan serupa di Indonesia,” imbuh Francine yang juga advokat di LBH PSI.

Kejadian bermula saat video pembantaian kucing beredar di media sosial. Video tersebut diunggah akun Instagram salah satu rumah singgah hewan terlantar bernama @rumahsinggahclow. 

Dalam unggahannya, pengunggah juga menyertakan keterangan kucing-kucing tersebut mati karena ditembaki di area Sesko TNI, Jalan R.A.A Martanegara, Bandung, Jabar.

Dari video yang diunggah, nampak 4 bangkai kucing dievakuasi perekam. Terdengar juga suara isak tangis.

Kabar tersebut pun ternyata terdengar oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Tak hanya Panglima TNI, Asisten pribadi Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah juga merespons video kucing-kucing yang disebut ditembaki di area Sesko TNI tersebut.[]