News

Kecam Aksi Pembakaran Bendera PDIP di Demo Tolak RUU HIP, Komisi III: Kapolri Harus Cari Dalangnya!


Kecam Aksi Pembakaran Bendera PDIP di Demo Tolak RUU HIP, Komisi III: Kapolri Harus Cari Dalangnya!
Ribuan massa saat menggelar aksi menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di depan gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2020). Aksi ini diikuti oleh sejumlah ormas, antara lain Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF). Dalam aksinya, mereka menolak konsep Trisila dan Ekasila dalam RUU HIP yang prosesnya kini masih dibahas di DPR. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Ketua Komisi III DPR Herman Herry mengecam keras aksi pembakaran bendera PDI Perjuangan saat demo penolakan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depan Gedung DPR kemarin, Rabu (24/6/2020).

Untuk itu, ia mendorong Kapolri Jenderal Idham Azis segera mengusut serta menindak tegas dalang dibalik segala aksi-aksi provokatif yang mencoba memecah belah persatuan bangsa. 

"Aparat kepolisian harus profesional dan tidak pandang bulu dalam menjalankan tugas penegakan hukum. Terhadap aksi pembakaran bendera partai di demo penolakan RUU HIP kemarin, saya mendorong Kapolri untuk segera mengusut dalang dibalik aksi provokatif ini," tegas Herman, Kamis (25/6/2020).

baca juga:

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, siapapun yang melanggar hukum harus diberi sanksi tegas. Mengingat Indonesia sebagai negara hukum, Ia meminta kepada seluruh pihak agar tidak terpancing dan selalu mengedepankan dialog dalam mengatasi perbedaan.

"Saya memahami betul bahwa kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak yang dijamin Konstitusi, asal tidak melanggar ketertiban umum dan UU. Ditambah, di era pandemi ini, segala acara yang mengumpulkan khalayak ramai sangat berpotensi menjadi cluster penyebaran Covid," tegasnya.

"Maka sekali lagi saya minta Kapolri untuk segera mengusut kasus ini dan menindak tegas segala pihak yang melakukan aksi provokatif ini," tukasnya.[]