Ekonomi

Kebutuhan Gas Hungaria Dipenuhi, Uni Eropa Bakal Tetap Embargo Gas Rusia

Negara anggota Uni Eropa saat ini berupaya untuk segera menyepakati sanksi agar mengembargo minyak dan gas Rusia


Kebutuhan Gas Hungaria Dipenuhi, Uni Eropa Bakal Tetap Embargo Gas Rusia
Presiden Rusia Vladimir Putin (RFE/RL)

AKURAT.CO, Negara anggota Uni Eropa saat ini berupaya untuk segera menyepakati sanksi agar mengembargo minyak dan gas Rusia. Oleh sebab itu, Uni Eropa membebaskan minyak yang dikirim melalui pipa dari embargo, demi memenuhi tuntutan Hungaria.

Salah satu pejabat Uni Eropa mengatakan sebuah kesepakatan dapat dicapai oleh duta besar negara-negara anggota di Brussels pada Minggu (29/5/2022) mendatang. Perkiraan tercapainya kesepakatan tersebut akan sejalan dengan target waktu dari para pemimpin untuk menghasilkan persetujuan dalam pertemuan puncak 30-31 Mei 2022.

Sedangkan untuk sanksi yang akan dikeluarkan oleh Uni Eropa saat ini adalah penerapan sanksi paket keenam oleh 27 anggota Uni Eropa untuk Rusia yang mana guna meloloskan penerapan embargo membutuhkan suara bulat dari semua negara anggota.

baca juga:

" Idenya adalah untuk membagi embargo minyak ke dalam pipa dan pengiriman melalui laut. Pipa akan mendapatkan pengecualian untuk beberapa waktu demi mengatur penggantian," kata pejabat terkait dikutip dari Reuters, Jumat (27/5/2022).

Adanya penolakan dari Hungaria dan banyaknya negara yang enggan untuk menerapkan sanksi migas ke Rusia menjadikan alasan embargo migas ini mandek. Hal ini disebabkan terhalangnya pembulatan suara yang mana mengharuskan persetujuan dari semua negara anggota Uni Eropa.

Untuk diketahui, bahwa Hungaria bergantung pada minyak Rusia. Pengiriman minyak Rusia melalui jaringan pipa yang terkena sanksi akan menghancurkan ekonomi negaranya.

Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban mengatakan kepada negara-negara anggota lainnya dalam sebuah surat agar tidak berusaha menyetujui embargo minyak di KTT tanpa adanya suara bulat.

Kepala stafnya, Gergely Gulyas mengatakan bahwa Hungaria membutuhkan 3,5 hingga 4 tahun untuk beralih dari minyak mentah Rusia dan melakukan investasi besar untuk menyesuaikan ekonominya.

Hungaria mengatakan akan membutuhkan sekitar US$804 juta dalam investasi jangka pendek untuk meningkatkan kilang dan memperluas pipa yang membawa minyak dari Kroasia. Ia juga mengungkapkan konversi jangka panjang ekonominya dari minyak Rusia dapat menelan biaya sebanyak 18 miliar euro.

Sumber: Reuters