Lifestyle

Kebijakan Pelonggaran Pemakaian Masker Merupakan Transisi Menuju Endemi Covid-19

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan Presiden Joko Widodo soal kebijakan lepas masker di luar ruangan. 


Kebijakan Pelonggaran Pemakaian Masker Merupakan Transisi Menuju Endemi Covid-19
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

AKURAT.CO Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan Presiden Joko Widodo soal kebijakan lepas masker di luar ruangan. 

Selain dikarenakan tren jumlah kasus Covid-19 membaik, menurut Budi, hal ini merupakan upaya pemerintah mulai memasuki transisi menuju fase endemi Covid-19.

"Bapak Presiden sudah menyampaikan kabar gembira buat kita semua, itu merupakan salah satu bagian dari program transisi bertahap dari pandemi menuju endemi," jelas Budi Gunadi dalam konferensi pers virtual di kanal YouTube, pada Selasa (17/5/2022).

baca juga:

Budi juga menekankan transisi menuju endemi Covid-19 sudah dipertimbangkan dari perilaku masyarakat. 

Perilaku masyarakat saat ini dinilai sudah memahami bagaimana langkah pencegahan penyebaran virus dan risiko kesehatan masing-masing pada penularan COVID-19.

"Salah satu hal yang paling penting untuk transisi dari pandemi ke endemi selain data saintifiknya, adalah pemahaman masyarakat bahwa tanggung jawab kesehatan itu ada di diri masing-masing," kata Budi Gunadi.

"Jadi sekuat apapun negara mengatur masyarakatnya berperilaku hidup sehat, tetap yang paling baik adalah kesadaran masing-masing individu," sambung Budi Gunadi.

Hal ini, menurut Budi Gunadi, dipertimbangkan berdasarkan sejarah pandemi sebelum Covid-19. Pelonggaran pengetatan dilakukan saat banyak warga sudah memiliki kesadaran terkait protokol kesehatan.

"Dari semua pandemi yang kita lihat dalam sejarah kehidupan manusia, transisi itu terjadi pada saat masyarakat sudah menyadari bagaimana caranya melakukan prokes di hidup yang sehat baik di dirinya dan keluarga masing-masing," pungkas Budi Gunadi.

Budi Gunadi menyebutkan, masyarakat juga sudah memiliki daya tahan terhadap infeksi COVID-19 khususnya varian baru Corona, dibuktikan salah satunya melalui sero survei kasus peneluran dan lever rendah. 

Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan atau area terbuka. Kebijakan tersebut diambil dengan memperhatikan kondisi penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang saat ini makin terkendali. 

Presiden Joko Widodo dalam keterangannya di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (17/ Mei 2022), mengatakan bahwa Pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker.

"Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker. Namun, untuk kegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik, tetap harus menggunakan masker," ujar Presiden. 

Sementara itu, bagi masyarakat yang masuk kategori rentan, lansia, atau memiliki penyakit komorbid, Presiden Jokowi tetap menyarankan untuk menggunakan masker saat beraktivitas. 

"Demikian juga bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek, maka tetap harus menggunakan masker ketika melakukan aktivitas," imbuh Presiden.