Olahraga

Ke Manakah Koeman akan Membawa Barcelona?

Ronald Koeman menghadapi ambisi pemainnya yang tak mau sekadar menjadi tim empat besar meski skuat pas-pasan.


Ke Manakah Koeman akan Membawa Barcelona?
Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, saat mendampingi timnya menghadapi Getafe di Stadion Coliseum Alfonso Perez di Madrid, Spanyol, Sabtu (17/10). (REUTERS/Juan Medina)

AKURAT.CO, Bagi pendukung Barcelona, sulit untuk tidak cemas dengan kondisi tim saat ini. Hasil imbang atas Cadiz semakin membawa Barcelona ke dalam situasi yang mungkin tidak akan pernah mereka harapkan setelah dua dekade terakhir menikmati kejayaan sebagai tim paling elite di dunia.

Tanpa gol kontra Cadiz di Stadion Nuevo Mirandilla, Cadiz, Spanyol, Jumat (23/9), adalah laga imbang ketiga Barcelona dari lima laga La Liga Spanyol 2021-2022 yang sudah mereka tempuh. Mereka tertahan di posisi ketujuh dengan selisih tujuh angka dari Real Madrid yang menempati posisi puncak.

Lawatan ke Cadiz juga memberikan gambaran yang semakin “merosot” setelah Barcelona dikalahkan Bayern Muenchen di Stadion Camp Nou di Liga Champions pada pekan lalu dilanjutkan dengan hasil imbang versus Granada.

Pasalnya, Barcelona bermain dengan sepuluh orang karena Frenkie De Jong dikartumerah di menit ke-65. Di waktu tambahan, wasit bahkan mengusir Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, karena dianggap protes berlebihan.

Dua pemain “terlama” di Barcelona, Gerard Pique dan Sergi Roberto, menyikapi hasil di Cadiz dengan menyatakan bahwa mereka tidak akan bersaing hanya untuk bisa bertahan di empat besar. Barcelona bagi mereka adalah tim dengan mentalitas yang hanya bersaing untuk merebut gelar.

“Saya tidak mengenakan kostum Barca untuk posisi kedua atau ketiga. Kami di sini untuk memenangi gelar dan saya yakin sepenuhnya, meskipun (hasil) awal yang kami raih, kami bakal bertarung. Kami butuh pendukung bersama kami,” kata Pique sebagaimana dipetik dari BBC.

Adapun Roberto mengambil sikap yang agak berbeda dengan pelatihnya, Ronald Koeman. Pemain yang bisa bermain lebih dari satu posisi tersebut meyakini timnya punya skuat mumpuni sebagaimana tim lain sementara Koeman mengisyaratkan bahwa Barcelona memiliki skuat “pas-pasan”.

“Kami punya skuat yang bisa bertarung untuk gelar La Liga dan saya tidak berpikir tim lain punya skuat yang lebih baik ketimbang kami. Kami perlu bersiap dan mulai menang,” kata Roberto.

Koeman merespons Roberto dengan meminta pemainnya untuk berpikir realistis. Pelatih asal Belanda itu bertahan pada posisi bahwa skuatnya tidak lengkap untuk bisa menang di kandang Cadiz.

“Saya sudah bilang berkali-kali bahwa Anda harus berusaha memenangi setiap pertandingan, bahwa Anda harus berusaha memenangi gelar. Tetapi Anda harus realistis. Anda harus melihat skuat yang kita punya, kita kekurangan orang,” tutur Koeman.[]