Ekonomi

KB Bukopin Andalkan Korean Link Business Gaet Pangsa Pasar Perusahaan Korea di Tanah Air

Ekspansi layanan ini sebagai proses transformasi KB Bukopin untuk menjadi Bank Global.


KB Bukopin Andalkan Korean Link Business Gaet Pangsa Pasar Perusahaan Korea di Tanah Air
Direktur Utama KB Bukopin Chang Su Choi mengatakan perseroan membangun ekosistem value chain and supply chain yang spesifik (tailored) yang akan dikolaborasikan melalui cross selling produk konsumer atau SME. (FOTO/KB Bukopin)

AKURAT.CO, PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bukopin) saat ini tengah melebarkan ekspansi bisnis melalui lini Korean Link Business. Lini ini fokus kepada perusahaan-perusahaan berbasis Korea yang beroperasi di Indonesia.

Ekspansi layanan Korean Link Business tersebut juga sebagai proses transformasi KB Bukopin untuk menjadi Bank Global.

Direktur Utama KB Bukopin Chang Su Choi mengatakan KB Bukopin  mengoptimalkan peluang bisnis baru dengan memanfaatkan jaringan bisnis Indonesia-Korea melalui perusahaan besar sebagai anchor company.

baca juga:

“Kami membangun ekosistem value chain and supply chain yang spesifik (tailored) yang akan dikolaborasikan melalui cross selling produk konsumer atau SME,” kata Chang Su Choi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (21/3/2022).

Data Kementerian Investasi/BKPM menunjukkan, realisasi investasi dari Korea Selatan ke Indonesia pada 2021 mencapai US$1,64 miliar dan menempati posisi 7 besar negara yang banyak berinvestasi di Indonesia.

“KB Bukopin optimistis lini Korean Link Business berkembang dan menjangkau semakin banyak perusahaan Korea di Indonesia. Hal itu didukung oleh KB Kookmin Bank selaku Ultimate Shareholder Perseroan,” ujarnya.

KB Kookmin Bank merupakan salah satu institusi perbankan terbesar di Korea Selatan dengan kepemilikan mencapai KRW438,4 triliun (per 31 Desember 2020) atau setara dengan Rp5.069 triliun

Ekspansi bisnis yang saat ini gencar dilakukan melalui lini Korean Link Business meliputi penyaluran kredit (lending) dan penghimpunan dana (funding) dari perusahaan besar asal Korea yang beroperasi di Indonesia.

Hingga kuartal 1-2021 terdapat total 51 perusahaan Korea yang masuk dalam Korean Link Business KB Bukopin. Jumlah itu terdiri atas 44 perusahaan dalam penghimpunan dana (funding) dan 7 lainnya dalam penyaluran kredit (lending).

Ada sejumlah nama besar perusahaan Korea yang bergabung, antara lain Lotte Group, LG Electronics, Hyundai, Hankook Tire, dan Lock & Lock.

Semenjak Korean Link Business efektif dijalankan, tingkat penghimpunan dana (funding) posisi 31 Desember 2021 KB Bukopin mencapai Rp7,82 triliun atau tumbuh 395,8%. Angka ini terhitung dari tahun 2020 yang senilai Rp 1,57 triliun.

Begitu juga dengan tingkat penyaluran kredit (lending) posisi 31 Desember 2021 yang mencapai Rp420 miliar.

KB Bukopin memang sedang gencar melakukan ekspansi ke berbagai sektor bisnis. Hal ini sesuai dengan rencana bisnis 2022 yang disampaikan pada paparan publik tanggal 17 Desember 2021.

Pada segmen retail KB Bukopin akan membangun ekosistem nasabah mass affluent untuk hubungan jangka panjang dengan beragam layanan produk ritel dan memanfaatkan digital banking.

Pada segmen SME, KB Bukopin akan menyediakan end to end business model yang berbasis risiko. Pada segmen korporasi KB Bukopin akan mengoptimalkan peluang bisnis baru dengan memanfaatakan jaringan bisnis Indo-Korean (Korean Desk) melalui perusahaan besar sebagai anchor company untuk membangun ekosistem value chain & supply chain yang spesifik (tailored) yang akan dikolaborasikan melalui cross selling produk consumer atau SME.

KB Bukopin berusaha memperkuat fondasi di era baru yang lebih baik dengan transformasi visi menjadikan KB Bukopin “The First Choice of Financial Institution” serta sinergi secara internal maupun eksternal demi mencapai tujuan untuk menjadi Top 10 Bank di Indonesia.