News

Kawasan Pulau Reklamasi Teluk Jakarta Dijaga Ketat Satpol PP


Kawasan Pulau Reklamasi Teluk Jakarta Dijaga Ketat Satpol PP
Spanduk penyegelan terpasang di lahan pembangunan pulau reklamasi Teluk Jakarta, Jakarta, Kamis (7/6). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyegel 900 bangunan di Pulau D Reklamasi karena tidak memiliki izin, serta menyegel lahan Pulau C walau belum ada bangunan atau aktivitas pembangunan. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga saat ini masih tetap melakukan penjagaan ketat di sekitar pulau reklamasi Pantai Utara Jakarta sejak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyegel sebagian pulau reklamasi itu pada Juli 2018 lalu.

Kepala Satuan polisi Pamong Praja DKI Jakarta Yani Wahyu mengkalim sejak penyegelan hingga pencabutan izin prinship pembangunan pulau rekalamasi, pihaknya tetap melakukan pengawasan. Hingga saat ini bulum ada perintah untuk menarik anggota Satpol PP yang ditugaskan dikawasan ini.

"Selama ini kan kita selalu jaga, sampai sekarang kita jaga. Kalau ada yang bilang kita tidak jaga, wah tidak benar itu,  ayo kita buktikan di lapangan," kata Yani saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta Jumat (28/9).

Adapun pulau imitasi yang terus dikawal oleh Satpol PP DKI Jakarta adalah empat pulau yang sudah rampung dibangun yakni pulau C,D, G dan N.

"Dari 17 pulau 13 yang tidak direkomendasi. 4 sudah jalan. Nah yang 4 ini yang ada fisiknya kita jaga, kalau yang 13 kan angin, kagak ada apa - apa hanya ada administrasi," tegasnya.

Yani mengklaim penjagaan dilakukan anak buahnya selama 1 x 24 jam. Dia menjelaskan puluhan anak buahnya sudah dibagi menjadi tiga sift untuk mengawasi kawasan pulau reklamasi ini. Adapun tujuan penjagaan itu dilakukan untuk mengantisipasi kegiatan - kegiatan di atas pulau buatan ini.

"Kalau dia melakukan kegiatan, kita akan hentikan, sekarang kan tidak ada. Yang empat ini tidak boleh ada pembangunan, sampe ada perintah lebih lanjut. Jadi kita bagi tuga shift, satu shift itu 10 orang kita tempatkan di ujung jembatan pulau D. dan sekali-kali dia masuk ke dalam," tutupnya.[]