Lifestyle

Katanya Boleh, Berapa Kali Onani yang Sehat?

Hingga saat ini belum ada penelitian yang bisa menyebutkan berapa batas normal dan sehat untuk melakukan onani. 


Katanya Boleh, Berapa Kali Onani yang Sehat?
Mitos masturbasi yang beredar di masyarakat (WORLD OF BUZZ)

AKURAT.CO, Beberapa pria melakukan onani setiap hari, sebagian lainnya hanya beberapa kali dalam seminggu atau sebulan.

Manakah yang paling baik? Melansir dari Mind Body Green, semua frekuensi onani dianggap dalam kisaran normal untuk pria.

Ya, pasalnya hingga saat ini belum ada penelitian yang bisa menyebutkan berapa batas normal dan sehat untuk melakukan onani. 

"Tidak ada standar yang ditetapkan untuk frekuensi onani. Harian, mingguan, bulanan... itu preferensi pribadi," kata ahli urologi bersertifikat Jamin Brahmbhatt, M.D., dikutip Akurat.co pada Kamis (16/9/2021).

"Ada banyak variasi dalam berapa banyak orang yang melakukan onani, dan itu berfluktuasi sepanjang hidup karena faktor seperti kesehatan, stres, jadwal, keinginan, kemitraan dengan orang lain, dan sebagainya," kata terapis seks dan hubungan Shadeen Francis, LMFT.

Sempat dianggap sebagai sebuah penyimpangan, kini onani dinilai sebagai hal yang normal dalam kehidupan seksual seseorang.

Bahkan sejumlah penelitian menemukan bahwa onani memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti mencegah depresi, meningkatkan kekebalan tubuh, membuat lebih percaya diri dan masih banyak lagi.

Itu tidak berarti kamu harus sering melakukan onani, namun melakukannya secara teratur dapat bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan.

Meskipun memiliki manfaat untuk kesehatan, melakukan onani secara berlebihan bisa menimbulkan dampak buruk.

Sayangnya, tidak ada ukuran objektif tentang seberapa banyak seseorang harus melakukan onani.

"Kesehatan adalah pertimbangan individu. Jika kebiasaan onani menyebabkan kamu mengalami tekanan mental, emosional, relasional, atau fisik, itu merupakan indikator bahwa mungkin onani lebih dari yang sehat untuk kamu saat ini," jelas Francis.

Berikut beberapa tanda bahwa frekuensi masturbasimu sudah berlebihan, menurut Francis:

  • Onani terasa seperti kebutuhan, bukan pilihan.
  • Onani tidak lagi terasa menyenangkan karena rasa sakit, mati rasa, atau hilangnya sensasi yang menyenangkan.
  • Onani mengganggu kehidupan seks dengan padangan.
  • Kehidupan sosial dan aktivitas sehari-hari menjadi terganggu.

Intinya, tidak ada jumlah onani yang dianggap "terlalu banyak". Jika kamu puas dengan frekuensi onani dan tidak merasa hal itu berdampak negatif pada bagian lain dari kehidupanmu, maka itulah jumlah onani yang tepat untuk kamu.

Adapun Dr Boyke Dian Nugraha Sp.OG, MARSA menyatakan bahwa onani bisa dilakukan dua kali dalam seminggu. Frekuensi ini dinilai cukup dan normal memenuhi hasrat seksual seseorang.[]