News

Kasus Positif COVID-19 di DIY Tembus 400


Kasus Positif COVID-19 di DIY Tembus 400
Petugas Biddokkes Polda DIY mengambil sampel darah sejumlah santri saat tes diagnostik cepat (rapid test) COVID-19 di Pondok Pesantren Ora Aji, Kalasan, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (4/7/2020). Rapid test di Pondok Pesantren Ora Aji milik Gus Miftah untuk santri yang baru saja tiba dari luar kota tersebut sebagai upaya meminimalisir penularan COVID-19 dilingkungan pesantren. (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

AKURAT.CO, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengumumkan 8 kasus COVID-19 terkonfirmasi, Kamis (16/7/2020). Kini, secara kumulatif ada 404 kasus di DIY.

"Hasil pemeriksaan laboratorium dan terkonfirmasi positif pada hari ini tanggal 16 Juli 2020 terdapat tambahan 8 kasus positif, sehingga total kasus positif COVID-19 di DIY menjadi sebanyak 404 kasus," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih.

"Jumlah sampel telah diperiksa, 784 sampel. Jumlah orang, 531 orang," sambung Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DIY tersebut.

Pasien baru menurut Berty, terklasifikasi ke dalam kasus 400-407. Dikarenakan, ada tiga kasus sebelumnya yang ditarik ke kampung halaman pasien di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Rinciannya, pasien kasus 400 adalah seorang perempuan 36 tahun asal Sleman yang sempat berkontak dengan pasien kasus 325. 

Pasien kasus 325, perempuan 61 tahun asal Sleman diumumkan meninggal dunia kemarin. Ia memiliki riwayat bepergian ke Sidoarjo lalu dinyatakan positif corona pada 3 Juli 2020 lalu.

Lalu kasus 401, perempuan 33 tahun warga Sleman yang riwayat penelusurannya masih diselidiki. Kasus 402, laki-laki 33 tahun warga Bantul.

"Kasus ini hasil skrining Dinkes Bantul," lanjut Berty.

Kemudian, kasus 403, perempuan 29 tahun warga Gunungkidul yang merupakan salah seorang karyawan klinik swasta. Kasus 404, perempuan 54 tahun warga Gunungkidul yang tak lain adalah anggota keluarga kasus 403.

Kasus 405, laki-laki 43 tahun asal Bantul yang memiliki rekam perjalanan ke Semarang. Kasus 406, perempuan 30 tahun warga Jawa Barat yang ke DIY dalam rangka mengikuti seleksi pekerjaan.

Kasus 407, laki-laki 39 tahun asal Sleman. Dia ada riwayat perjalanan dari Arab Saudi. "Pasien adalah pekerja migran Indonesia (PMI) yang pulang lalu dilakukan skrining, skrining tanggal 11 Juli," terangnya.

Pemda DIY di satu sisi turut mengumumkan mengenai adanya 4 tambahan pasien yang sembuh COVID-19. Total kasus sembuh kini menjadi 313 kasus.

Mereka yang sembuh adalah pasien kasus 286, laki-laki 50 tahun asal Kulon Progo; kasus 301, laki-laki 50 tahun asal Sleman; kasus 369, perempuan 60 tahun asal Kulon Progo; dan kasus 373, laki-laki 16 tahun asal Bantul.

Dengan penambahan pasien sembuh dan pasien positif ini, maka kini tercatat masih ada 83 orang pasien COVID-19 di DIY yang masih ditangani atau diisolasi di rumah sakit. Sedangkan pasien meninggal, tercatat masih 11 kasus. []

Dian Dwi Anisa

https://akurat.co