News

Kasus Penembakan Wartawan di Sumut Jadi Atensi, LaNyalla: Ini Ancam Kegiatan Jurnalistik!

LaNyalla merasa, pengusutan itu sangat penting untuk  mengungkap siapa dalang, pelaku serta motif yang melatarbelakangi kasus ini.


Kasus Penembakan Wartawan di Sumut Jadi Atensi, LaNyalla: Ini Ancam Kegiatan Jurnalistik!
Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattalitti saat memberi sambutan pada puncak peringatan HUT DPD RI Ke-16, Kamis (1/10/2020) (Istimewa)

AKURAT.CO, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendorong polisi segera mengusut tuntas kasus penembakan Marsalem Hararap, wartawan media lokal di Sumatera Utara. Hararap ditembak orang tidak dikenal.

LaNyalla mengatakan, penembakan terhadap Marsalem merupakan bentuk ancaman terhadap profesi wartawan. 

“Saya mengecam kejadian kekerasan kepada jurnalis di Sumatera Utara. Secara pribadi, saya juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya rekan wartawan, saudara Marsalem Harahap, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tutur LaNyalla sebagaimana dikutip AKURAT.CO dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (19/6/2021).

“Polisi harus segera mengusut dan menangkap pelaku penembakan. Kejadian ini tidak bisa dibiarkan karena merupakan ancaman bagi kegiatan jurnalistik,” sambungnya.

LaNyalla menilai, pengusutan itu sangat penting untuk mengungkap siapa dalang, pelaku serta motif yang melatarbelakangi kasus ini.

“Apakah ini terkait profesional pekerjaan atau persoalan pribadi, atau ada karena hal lain, ini harus segera diungkap. Kami yakin polisi akan cepat bekerja, apalagi banyak pihak yang menyoroti kejadian ini,” ucapnya.

Anggota Dewan Penasihat PWI Jatim tersebut mengatakan, bukan baru kali ini kekerasan dialami oleh wartawan. LaNyalla pun mendorong peningkatan perlindungan kepada jurnalis.

“Kasus kekerasan kepada wartawan sudah sering terjadi. Baik itu ancaman, pemukulan, bahkan hingga pembunuhan. Padahal UU No. 40 Tahun 1999 menjamin perlindungan terhadap pers. Jadi perlindungan terhadap teman-teman wartawan mutlak dilakukan,” katanya.

Selain itu, LaNyalla mengingatkan kepada seluruh jurnalis yang ada di Indonesia untuk berhati-hati dalam bertugas. Sebab wartawan merupakan salah satu profesi dengan risiko kerja yang tinggi.

“Mencari dan mendapatkan informasi untuk bisa dibagikan kepada masyarakat memang penting, dan itu merupakan tugas yang mulia. Tapi saya berharap agar wartawan lebih menomorsatukan keselamatan jiwa,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Marsalem Harahap ditemukan bersimbah darah di dalam mobil yang berjarak 300 meter dari kediamannya, Sabtu (19/6/2021) dini hari. Marsalem Hararap merupakan salah satu pemimpin redaksi di media lokal di Sumatera Utara.

Akibat penembakan tersebut, Marsalem mengalami luka tembak di bagian paha dan dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit.[]