News

Kasus Pencabulan 4 Ustaz di Depok, Polisi Imbau Korban Berani Buat Laporan

Pencabulan kepada belasan santriwati ini sudah terjadi selama setahun terakhir.


Kasus Pencabulan 4 Ustaz di Depok, Polisi Imbau Korban Berani Buat Laporan
Ilustrasi (Dok. AKURAT.CO)

AKURAT.CO, Polda Metro Jaya meminta korban pencabulan di pondok pesantren kawasan Depok, Jawa Barat untuk segera melapor.

"Dengan kejadian ini kami berharap para korban untuk berani melaporkan karena tanpa adanya laporan dari korban terhadap kejahatan seperti ini tentu kami kesulitan untuk mengungkapnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Kamis (30/6/2022).

Zulpan menjamin identitas korban akan dijaga dengan aman.

baca juga:

Sebelumnya, kuasa hukum korban, Megawati mengatakan belasan santriwati di bawah umur disebuah pondok pesantren menjadi korban pencabulan empat ustadz dan satu kakak kelasnya.

Namun, dari belasan korban itu baru hanya tiga  orang yang berani lapor ke pihak kepolisian. Megawati menyebut beberapa pelaku masih aktif di lingkungan pondok pesantren tersebut.

"Ada yang masih aktif dan ada yang sudah keluar. Empat pengajar, 1 siswa. Dua orang pengajar sudah tidak aktif. (Dua pengajar masih aktif) kebetulan yang siswa masih aktif," kata Megawati, Rabu (29/6/2022).

Pencabulan kepada belasan santriwati ini sudah terjadi selama setahun terakhir. Namun, kasus ini baru terungkap sekitar seminggu lalu saat para santriwati libur belajar dan pulang ke rumah masing-masing.

Megawati bercerita, dalam menjalankan aksinya, pelaku mengajak para santriwati ini  masuk ke satu ruangan dan di sanalah terjadi pencabulan.

Bahkan satu hari sebelum pulang ke rumah, ada beberapa korban yang sempat dicabuli oleh empat orang yang dipanggil ustaz dan satu lelaki lainnya kakak kelas.

"Dan jadi setiap malam mereka datang ke kamar itu dan dibekap terus dilakukan itu (pelecehan), ada yang di kamar mandi dan ada yang di ruangan kosong," ujarnya Rabu (29/6/2022).

Kasus ini sudah telah teregister dengan nomor LP / B / 3083 / VI / 2022 / SPKT / Polda Metro Jaya.[]