News

Kasus Pembunuhan Selebgram Gabby Petito, FBI Keluarkan Surat Penangkapan untuk Sang Tunangan

Tunangan selebgram tersebut diketahui hilang sejak kekasihnya meninggal dunia


Kasus Pembunuhan Selebgram Gabby Petito, FBI Keluarkan Surat Penangkapan untuk Sang Tunangan
Brian Laundrie dan Gabby Petito (EPA via BBC)

AKURAT.CO, Surat perintah penangkapan telah dikeluarkan untuk Brian Laundrie, tunangan selebgram Gabby Petito yang ditemukan tewas setelah hilang misterius. Pengumuman ini disampaikan oleh FBI pada Kamis (23/9).

Dengan surat itu, Laundrie pun sekarang resmi berstatus sebagai buronan. Sementara diketahui, ia sebelumnya hanya diklasifikasikan sebagai 'orang hilang'.

Kini oleh FBI, Laundrie dianggap melakukan aktivitas ilegal setelah kematian Petito. 

Surat dakwaan dari Pengadilan Distrik Wyoming mengatakan Laundrie melakukan 'penggunaan perangkat yang tidak sah'. Dijelaskan bahwa ia telah menggunakan kartu debit dan nomor PIN untuk rekening yang bukan miliknya. Kegiatan mencurigakan Laundrie ini pun dikatakan berlangsung antara 30 Agustus hingga 1 September 2021.

"Dari 30 Agustus hingga 1 September, Laundrie dengan sadar dan dengan maksud untuk menipu, menggunakan satu atau lebih perangkat akses tidak sah, yaitu kartu debit Capital One Bank [...] dan nomor identifikasi pribadi untuk rekening Capital One Bank.

"Melalui tindakan ilegal itu, surat dakwaan menuduh, Laundrie memperoleh barang-barang berharga senilai USD 1 ribu (Rp14 juta) atau lebih," bunyi surat dakwaan itu.

Seperti dikutip dari CBS News, dokumen dakwaan untuk Laundrie tidak menyebutkan nama Petito. FBI juga mengonfirmasi bahwa surat perintah penangkapan hanya terkait dengan 'aktivitas Laundrie setelah kematian Gabrielle Petito'. 

"Sementara surat perintah ini memungkinkan penegak hukum untuk menangkap Tuan Laundrie, FBI dan mitra kami di seluruh negeri terus menyelidiki fakta seputar kasus  pembunuhan Nona Petito.

"Kami mendesak individu yang mengetahui peran Tuan Laundrie dalam kasus ini, atau mengetahui keberadaannya saat ini, untuk menghubungi FBI," kata Agen Khusus FBI Denver yang bertanggung jawab, Michael Schneider mengatakan dalam siaran pers Kamis.