Entertainment

Kasus Narkoba dan Senpi, Mantan Suami Nindy Ayunda Divonis 9 Bulan Penjara

Barang bukti dalam kasus Askara Parasady Harsono dimusnahkan


Kasus Narkoba dan Senpi, Mantan Suami Nindy Ayunda Divonis 9 Bulan Penjara
Perjalanan cinta Nindy Ayunda dan Askara Prasady Harsono (Instagram/nindyparasadyharsono)

AKURAT.CO, Sidang putusan kasus narkoba dan senjata api ilegal (senpi) yang menjerat Askara Parasady Harsono, mantan suami Nindy Ayunda telah berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (7/6). Askara mengikuti sidang tersebut secara virtual.

Atas dua kasus itu, Askara Parasady Harsono dijatuhi hukuman 9 bulan penjara oleh majelis hakim. Vonis tersebut dikurangi masa tahanan yang telah dijalani Askara.

"Menyatakatan terdakwa Askara Parasady Harsono terbukit secara sah bersalah melakukan  tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan 1 bagi diri sendiri dan kepemilikan senajta api ilegal," ujar Ketua Majelis Hakim saat membacakan putusannya di PN Jakarta Barat, Senin (7/6).

"Menjatuhkan hukuman 9 bulan penjara. Menjatuhkan pidana denda Rp10 juta subsider denda 2 bulan penjara," lanjutnya.

Dalam putusan itu, majelis hakim tetap akan menahan Askara. Sementara barang bukti, Hakim meminta agar dimusnahkan.

"Memerintahkan terdakwa tetap ditahan. Menetapkan barang bukti selururhnya dirampas untuk dimusnahkan. Memerintahkan kepada terdakwa untuk membayar biara perkara sebesar Rp5000," jelasnya.

Sebelumnya, Askara dituntut dengan hukuman penjara satu tahun dikurangi masa tahanan yang sudah dijalani selama kasus bergulir di meja hukum. Tuntutan itu diberikan JPU karena menilai bahwa Askara terbukti melakukan perbuatan melawan hukum.

JPU mengatakan perbuatan mantan suami Nindy Ayunda itu telah melanggar pasal 62 UU RI nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika, pasal 127 ayat 1 huruf (a) UU RI nomor 35 tahun 1999 tentang narkotika. Pasal 1 ayat 1 UU darurat nomor 12 tahun 1951 (tentang kasus senpi).

Seperti diketahui, suami Nindy Ayunda ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, pada 7 Januari 2021 lalu.[]