Entertainment

Kasus Mafia Tanah, Nirina Zubir Mohon Penjelasan BUMN

Nirina Zubir harus menghadapi masalah mafia tanah yang merugikan keluarganya


Kasus Mafia Tanah, Nirina Zubir Mohon Penjelasan BUMN
Aktris Nirina Zubir memberikan keterangan pers terkait mafia tanah di Jakarta, Rabu (17/11/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Nirina Zubir masih terus dipusingkan dengan permasalahan mafia tanah yang merugikan keluarganya.

Usai jalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (28/6), Nirina mengingatkan agar masyarakat Indonesia tidak mengalami hal yang sama seperti keluarganya.

"Teman-teman, jangan lupa cek surat Anda. Karena ini mafia tanah sudah menggila dan kita benar-benar baru tahu bahwa, oh my god, makelar tanah lagi, ada makelar kasus, ada makelar notaris. Apa lagi," ujar Nirina Zubir.

baca juga:

Nirina Zubir mengungkapkan masih memperjuangkan hak keluarganya atas kasus yang merugikan dirinya senilai Rp 17 miliar tersebut.

"Kita masih berjuang terus untuk mendapatkan hak orangtua kami. Masih ada lagi setiap Selasa. Kawal terus kasus mafia tanah," tuturnya.

Pemain Get Married ini juga mempertanyakan mengenai kesaksian dari salah satu pegawai bank yang menjadi saksi dalam persidangan. Istri  Ernest Fardiyan Syarif itu mengaku bingung apakah karyawan memang dibolehkan untuk menerima uang dari nasabah.

"Ada satu pertanyaan yang benar-benar aku pengin tanya kepada kepala cabang. Sebenarnya, yang hari ini datang bukan kepala cabang yang waktu itu menjabat. Tapi, saya pengin tanya," ucapnya.

"Apakah wajar seorang karyawan menerima uang dari nasabah? Memangnya ada dana talangan? Saya beneran tanya, saya beneran pengin tahu. Tolong pencerahannya," imbuhnya.

Nirina juga sampai mengatakan bahwa ia meminta penjelasan kepada BUMN terkait pertanyaannya tersebut.

"Jadi kepada kepala cabang bank, BUMN, tolong dijelaskan. Ya silakan komunikasi sama saya melalui DM atau bagaimanapun caranya," katanya.

“Saya pengin tahu apakah dana talangan itu ada? Apakah wajar seorang karyawan menerima dana dari nasabahnya?" ucapnya melanjutkan.

Kebingungan Nirina ini didasarkan atas surat tanah milik keluarganya yang masih berada di bank.

“Karena surat saya beberapa masih ada di bank BUMN ini. Jadi, saya mempertanyakan keanehan ini semua itu bagaimana sih. Saya tuh sebagai orang awam masih belum jelas saja, belum mengerti saja," pungkasnya.

Seperti diketahui, masalah mafia tanah ini diduga dilakukan oleh mantan asisten rumah tangga (ART) mendiang ibunya. ART tersebut bernama Riri Khasmita dan bersekongkol dengan sang suami, Ferdianto.