Entertainment

Kasus Laporan Bos Tan Skin, Mayang Putri Doddy Sudrajat Penuhi Panggilan Polisi

Mayang mendatangi Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan bos Tan Skin


Kasus Laporan Bos Tan Skin, Mayang Putri Doddy Sudrajat Penuhi Panggilan Polisi

AKURAT.CO, Mayang Lucyana Fitri, putri Doddy Sudrajat memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Jum'at (27/5). Adik mendiang Vanessa Angel itu datang ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa dalam kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Gil Gladys, bos dari Tan Skin. 

Ketika memenuhi panggilan penyidik, Mayang ditemani oleh sepupu sekaligus asistennya, Cynthia. Setibanya di Polda Metro Jaya, Mayang tidak banyak menanggapi pertanyaan dari awak media sudah lama menunggu kedatangannya. 

Bahkan ketika disinggung mengenai kabar maupun persiapan jelang pemeriksaan, Mayang hanya melempar senyuman. Namun demikian, ia berjanji akan memberi keterangan setelah menjalani pemeriksaan. 

baca juga:

"Nanti ya," ujar Mayang lalu masuk ke gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya, Jum'at (27/5). 

Sebagai informasi, kasus yang menjerat Mayang sebagai terlapor ini bermula ketika dirinya melakukan review terhadap salah satu produk kecantikan milik Tan Skin. Dari ulasannya itu, Mayang menyebut bahwa produk Tan Skin telah menumbuhkan jerawat di wajahnya. 

Akibat ulasan buruk dari Mayang itu, pihak Tan Skin mengalami kerugian karena omsetnya turun drastis. Tidak terima, Gil Gladys pun melaporkan Mayang atas tuduhan pencemaran baik. 

Dalam laporannya, Gil Gladys menjerat Mayang dengan sejumlah pasal pidana. Pasal-pasal itu di antaranya pasal 23 ayat 3, pasal 27 ayat 3 juncto pasal 45 ayat 3 UU ITE nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 mengenai informasi dan transaksi elektronik dan pasal 310, 311 KUHP.

Tapi tidak menutup kemungkinan kasus ini akan berlanjut hingga ke Pengadilan. Berdasarkan pasal yang dilaporkan pihak Tan Skin, Mayang bisa dipidana hingga empat tahun kurungan penjara. 

Sebelumnya, kuasa hukum Gil Gladys, Machi Ahmad mengatakan bahwa Mayang sebenarnya sudah dipanggil pada 13 Mei 2022 lalu. Namun kalau itu, Mayang tidak memenuhi panggilan polisi.