News

Kasus Kerumunan Megamendung, HRS Divonis Denda Rp20 Juta

Perkara kerumunan Mega Mendung, Kabupaten Bogor yang menjerat Habib Rizieq Shihab (HRS) akhirnya diputus.


Kasus Kerumunan Megamendung, HRS Divonis Denda Rp20 Juta
HRS sesaat sebelum pembacaan vonis

AKURAT.CO  Kasus kerumunan Mega Mendung, Kabupaten Bogor yang menjerat Habib Rizieq Shihab (HRS) akhirnya diputus. 

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis denda Rp 20 juta kepada HRS atas tindak pidana pelanggaran terhadap UU kekarantinaan kesehatan itu. 

"Menyatakan terdakwa Moh. Rizieq Shihab terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melanggar kekarantina kesehatan. Menjatuhkan pidana denda sejumlah Rp 20 juta dengan ketentuan jika tidak dibayar maka diganti pidana kurungan 5 bulan," ujar Hakim Ketua Suparman Nyompa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021).

Atas putusan itu, majelis hakim memberi kesempatan kepada terdakwa HRS dan kuasa hukumnya maupun kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menyikapi keputusan majelis hakim. 

Dalam sidang itu, baik terdakwa HRS dan penasehat hukumnya maupun JPU menyatakan berpikir-pikir terlebih dahulu untuk memutuskan sikap atas putusan majelis hakim tersebut. 

"Baik, waktunya satu minggu (untuk pikir-pikir) berlaku mulai besok," kata hakim ketua. 

Dalam pertimbangannya, majelis hakim mengungkapkan hal-hal yang memberatkan terdakwa HRS salah satunya yakni HRS tidak patuh terhadap anjuran pemerintah untuk patuh mencegah penularan virus Covid-19. 

Sementara hal yang meringankan yakni HRS dianggap menepati janji tidak mengerahkan masa pendukungnya selama persidangan, sehingga pengamanan terhadap pelaksaan sidang berjalan lancar.

Pertimbangan kedua yakni HRS merupakan tokoh agama dengan pendukung yang banyak sehingga bisa menjadi contoh disiplin Prokes kedepannya. 

Untuk diketahui, perkara kasus kerumunan Mega Mendung Kabupaten Bogor, tercatat pada nomor perkara 226/pidsus/2021/ Pengadilan Negeri Jakarta Timur.