News

Kasus Joseph Paul Zhang, Muannas: Tunggu Perkembangan Penyelidikan Polisi Indonesia!

Muannas Alaidid mengimbau publik tetap mempercayakan proses hukum kasus Joseph Paul Zhang kepada aparat kepolisian.


Kasus Joseph Paul Zhang, Muannas: Tunggu Perkembangan Penyelidikan Polisi Indonesia!
Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI)/CEO of Indonesian Cyber Muannas Alaidid (Twitter/Muannas_Alaidid)

AKURAT.CO, Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid menanggapi pertanyaan seorang netizen mengenai undang-undang (UUD) penistaan agama di luar negeri.

"Bib mau nanya kan kejadiannya di luar negeri, apa di sana ada UUD penistaan agama?" tanya pengguna Twitter menggunakan akun @Opets.

Menjawab itu, Muannas mengaku belum ketahui aturan tentang penistaan agama di negara luar. Namun terkait kasus dugaan penistaan agama Joseph Paul Zhang, dia mengimbau publik tetap mempercayakan proses hukumnya kepada aparat penegak hukum.

"Belum tahu di sana ada aturan yang sama melarang/tidak, kalo ada mestinya bisa, tapi tunggu aja hasil perkembangan penyelidikan pihak kepolisian Indonesia, minimal ada efek jera kedepan dan tidak terulang sekalipun WNI berada diluar negeri tak lantas bebas lakukan provokasi," ujar Muannas sebagaimana dilansir AKURAT.CO dari akun Twitter @muannas_alaidid, Selasa (20/4/2021).

Sebagaimana dikabarkan, Joseph mengakui dirinya sudah lepas menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Namun, Polri menyebutkan bahwa Joseph Paul Zhang (JPZ) masih berstatus sebagai WNI. Oleh karenanya, penyidik Bareskrim yakin dapat menangani kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Joseph. 

Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa pendeta Joseph alias Shindy Paul Soerjomoeljono (SPS) tidak pernah mengajukan permohonan penggantian kewarganegaraan sejak 2017. Kemudian pada 2018, Joseph meninggalkan Indonesia. 

"Berdasarkan data, saudara SPS atau JPZ masih merupakan warga negara Indonesia dan memiliki hak dan kewajiban untuk mengikuti aturan hukum yang berlaku di Indonesia," kata Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/4/2021). 

Saat ini, kata dia, Bareskrim Polri masih melakukan koordinasi dengan atase Polri yang berada di KBRI Berlin, Jerman untuk menginvestigasi keberadaan Joseph untuk dilakukan penangkapan. 

Ramadhan mengatakan, penyidik tengah menindaklanjuti dengan menerbitkan surat daftar pencarian orang (DPO) terhadap Joseph untuk mengajukan red notice ke Interpol pusat di Lyon.[]

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu