Entertainment

Kasus Hak Cipta Lagu 'Bintang' Tina Toon, Engkan Herikan Syok Nama Penciptanya Diganti

Tina Toon digugat Rp10,7 miliar terkait kasus hak cipta lagu


Kasus Hak Cipta Lagu 'Bintang' Tina Toon, Engkan Herikan Syok Nama Penciptanya Diganti
Penyanyi Tina Toon saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (19/7) (AKURAT.CO/Indah Purwati)

AKURAT.CO, Engkan Herikan atau Engkan Monata, gitaris Anima Band akhirnya buka suara terkait kasus hak cipta lagunya yang berjudul Bintang. Lagu tersebut pernah dirilis oleh penyanyi sekaligus anggota legislatif, Tina Toon, pada 2015 silam.

Kepada awak media, Engkan Herikan mengaku sangat leher begitu mengetahui bahwa lagu yang dibawakan oleh pemilik nama asli Agustina Hermanto itu bukan dirinya sebagai pencipta. Awalnya, Engkan mengetahui kabar tersebut istrinya.

"Sebenarnya saya kaget dengar berita itu. Terus dengan istri saya juga kebetulan yang ngabarin, lagu Bintang ini penciptanya diganti," ujar Engkan Herikan di Kawasan Episentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (30/8).

Engkan menjelaskan, dirinya menciptakan lagu Bintang bersama teman-teman Anima Band itu pada 2003 lalu. Karena itu, ia ingin mengetahui secara pasti kenapa nama pencipta lagu tersebut bisa diganti menjadi Baros Roulate dan Basia Roulate.

"Jadi saya sama teman-teman mau minta klarifikasi, kenapa bisa diganti. Karena posisinya nyiptain dari tahun 2003-an sama teman-teman Anima," jelas Engkan Herikan.

Sebagai orang yang berjasa dalam lagu tersebut, tentu Engkan sangat kecewa lantaran namanya diganti menjadi Baros Roulate dan Basia Roulate. Parahnya lagi, lagu Bintang juga sudah diganti produser hingga label yang menaunginya.

"Produsernya menjadi Ian Juanda. Lagu itu juga di bawah label  Universal Music Indonesia (setelah dirilis oleh Tina Toon)," katanya.

"Nah dari situ kan kaget, disitu pernah dipopulerkan oleh Anima. Sedangkan di sini kita berjuang dari zaman indie tahun 2003, sampai 2007 kita masuk ke Sony Music," sambungnya

Sebagai informasi, Engkan Herikan telah melayangkan gugatan kepada Tina Toon dan lainnya di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Masuk pada Februari 2021 lalu, gugatan itu terdaftar dengan nomor perkara 23/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2021/PN Niaga Jkt.Pst.

Selain kader partai PDIP itu, Engkan juga menggugat sejumlah pihak lainnya yang diduga terlibat dalam plagiat lagu Bintang. Mereka adalah Basia Roullete, Baros Roulette, Ian Juanda, Andri Anima, Universal Music Indonesia, Sony Music Indonesia, dan WAMI.

Sebelumnya, Tina Toon, sudah memberi klarifikasi terkait keterlibatannya dalam lagu tersebut. Katanya, ia hanya penyanyi yang diminta untuk membawakan lagu Bintang tersebut.

"Terkait adanya nama aku di masalah 23/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2021/PN Niaga Jkt.Pst. Saya, Tina Toon adalah hanya sebagai penyanyi (yang terikat kontrak label pada saat itu). Di mana urusan kepemilikan dan kepengurusan lagu dan hak cipta adalah ranah dan kuasa label," ujar Tina Toon, saat dihubungi awak media baru-baru ini.[]