Olahraga

Kasus Doping Iannone Buat Max Biaggi Heran

Kasus Doping Iannone Buat Max Biaggi Heran
Pembalap MotoGP, Andrea Iannone, bakal menjalani sidang terkait kasus doping di Swiss pada 4 Februari mendatang. (CHILOMERTANDO)

AKURAT.CO, Kasus doping yang menjerat pebalap Aprillia Gresini, Andrea Iannone rupanya membuat pebalap legendarai, Max Biaggi merasa heran. Biaggi merasa bahwa hukuman yang dijatuhkan untuk Iannone itu berlawanan dengan fakta yang ada.

Sebelumnya diketahui bahwa Iannone mendapat sanksi dari Federasi Motorsport Internasional (FIM) berupa larangan untuk mengikuti balapan selama 18 bulan lamanya. Hal tersebut sebagai buntut dari putusan yang menyatakan bahwa Iannone positif dalam tes steroid.

Sanksi tersebut pun jelas memaksa Iannone untuk tak turun ke lintasan MotoGP terhitung sejak 17 Desember 2019 hingga 16 Juni 2021 mendatang. Soal purusan sanksi yang dijatuhkan padanya, Iannone sempat mengatakan bahwa zat terlarang dengan kandungan anabolik tersebut masuk ke tubuhnya secara tak sengaja atau tanpa diketahui lewat konsumsi makanan.

baca juga:

Dalam sidang pun Iannone dan tim telah mengklaim pernyatann tersebut dan hasilnya diterima secara jelas oleh FIM. Namun anehnya, hukuman berupa sanksi tetap saja mesti dijalani oleh Iannone.

Kasus ini pun menarik perhatian Max Biagg, mantan pebalap kelas primer Grand Prix selama delapan musim itu jelas merasa heran. Sebab ia menilai jika keputusan tersebut bertolak belakang dengan fakta-fakta yang ada dan bisa memperpanjang kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

"Ada kesadaran bahwa kejadian itu tak disengaja. Meski demikian, dia dihukum dan itu terlihat kontradiktif, bukan sebuah hal yang jelas," ungkap Biaggi dilansir dari GPOne.

"Dia sebenarnya dibebaskan, tapi praktis dihukum. Saya tak merasa kasus ini akan berakhir seperti ini, kami perlu memperjelas keputusan mungkin lewat CAS. Kalau tak ada kesengajaan untuk melakukannya, kenapa dia dihukum ini sungguh membingingkan," imbuhnya.[]

Hendra Mujiraharja

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu