News

Kasus COVID-19 Tinggi, Kemendikbudristek Malah Lanjutkan Pembelajaran Tatap Muka

Jumeri mengatakan sekolah tatap muka harus dilaksanakan sesuai dengan penyebaran kasus Covid-19 di masing-masing daerah.


Kasus COVID-19 Tinggi, Kemendikbudristek Malah Lanjutkan Pembelajaran Tatap Muka
Suasana uji coba pembelajaran tatap muka hari pertama di SDN Kenari 08 pagi, Jakarta, Rabu (7/4/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memutuskan bahwa sistem belajar tatap muka akan tetap terlaksana pada Juli mendatang, meskipun kasus COVID-19 kini sedang tinggi-tingginya. 

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Jumeri.

Jumeri mengatakan sekolah tatap muka harus dilaksanakan sesuai dengan penyebaran kasus Covid-19 di masing-masing daerah. Daerah-daerah yang sedang naik penyebarannya Covid-19 diminta menghentikan belajar tatap muka.

"Kami sering dapat pertanyaan, apakah PTM dengan naiknya pasien covid-19 ini dibatalkan? Kami tegaskan bahwa SKB Empat Menteri, belum ada perubahan," kata dia secara virtual pada Rabu (24/6/2021).

Pemerintah daerah masih diminta mengikuti SKB 4 Menteri tentang Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19, di mana sekolah diminta membuka opsi PTM pada Juli 2021.

Berdasarkan Instruksi Mendagri No. 14 Tahun 2021 yang mengatur terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), PTM di sekolah hanya dihentikan di wilayah dengan status zona merah risiko Covid-19.

"Tidak usah dipermasalahkan kalau ada gubernur, bupati, wali kota yang menghentikan PTM. Jika ada sekolah terpaksa belum PTM, kami tidak masalah. Sepanjang itu memang karena mengikuti tingkat bahaya yang ada di daerahnya, mengikuti Instruksi Mendagri No. 14 tadi," katanya.

Kata dia, jika angka positivity rate kasus positif Covid-19 dengan membandingkan jumlah tes dengan orang yang positif telah turun maka sekolah wajib membuka kembali belajar tatap muka.

Jumeri juga menegaskan kepala sekolah harus tegas dalam melaksanakan belajar tatap muka dan pimpinan sekolah bisa beradaptasi dengan situasi yang berubah-ubah.

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co