News

Kasus Covid-19 RI Terus Menurun, Jokowi: Jauh di Bawah Negara-negara Tetangga

Jokowi: Tren penurunan kasus Covid-19 yang terus terjadi di tanah air beberapa waktu terakhir, harus disikapi dengan optimistis namun penuh kehati-hatian.


Kasus Covid-19 RI Terus Menurun, Jokowi: Jauh di Bawah Negara-negara Tetangga
Presiden Joko Widodo membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2021 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/8/2021). (BPMI Setpres)

AKURAT.CO Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, tren penurunan kasus Covid-19 yang terus terjadi di tanah air beberapa waktu terakhir, harus disikapi dengan optimistis. Namun, harus dibarengi sikap penuh kehati-hatian.

“Alhamdulillah, kasus Covid-19 terus menunjukkan tren penurunan. Kita sangat optimis, tetapi kita juga tetap harus selalu waspada. Sebagai negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia, Indonesia tidak masuk dalam 10 besar jumlah kasus tertinggi di dunia,” ujar Jokowi dalam acara UOB Economic Outlook 2022 “Empowering the Indonesian Economy for Stronger Recovery” yang digelar virtual, Jakarta, Rabu (15/9/2021).

Jokowi menerangkan, kasus harian terus menurun hingga hari ini yang tercatat bertambah 3.948 kasus. Padahal sebelumnya sempat mencapai puncaknya di tanggal 15 Juli 2021 dengan 56 ribu kasus hingga menjadi 2.577 kasus pada 13 September 2021.

“Persentase kasus harian kita sebesar 13,6 persen kasus harian per satu juta (penduduk), jauh di bawah negara-negara tetangga kita ASEAN,” ungkapnya.

Tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) nasional juga menurun hinga menjadi 13,8 persen. “BOR Wisma Atlet yang dulu sempat 92 persen, saat ini juga turun menjadi 7 persen,” ujar Presiden.

Per 12 September 2021, positivity rate harian Indonesia berada di 2,64 persen, lebih baik dari persentase global yaitu 8,34 persen. Sedangkan tingkat kesembuhan mencapai 94,03 persen, juga di atas rata-rata dunia yang berada di angka 89,59 persen.

Terkait vaksinasi, jika dihitung dari jumlah orang yang divaksin, Indonesia sudah mencapai 72,76 juta orang atau 34,94 persen dari target. Sementara dari segi dosis yang telah disuntikkan capaiannya berada di angka 42,2 persen. Presiden menegaskan, pemerintah akan terus meningkatkan laju vaksinasi nasional.

“Kita akan terus meningkatkan vaksinasi, kecepatan vaksinasi. Tetapi kita harus selalu waspada, kita harus selalu disiplin terhadap protokol kesehatan, selalu memakai masker,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jokowi menyampaikan, kesehatan adalah prioritas dan kegiatan ekonomi adalah keharusan. Oleh karena itu, pemerintah terus mencari solusi terbaik dalam menangani Covid-19 dan sekaligus melangsungkan kegiatan ekonomi.