News

Kasus Covid-19 Potensi Melonjak, Anak Buah Anies: Sirine Ambulans Mulai Lagi Nih

Kasus Covid-19 di DKI Jakarta kembali melonjak setelah dua bulan terakhir mengalami penurunan signifikan.


Kasus Covid-19 Potensi Melonjak, Anak Buah Anies: Sirine Ambulans Mulai Lagi Nih
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti (AKURAT.CO/Yohanes Antonius )

AKURAT.CO, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyatakan kasus Covid-19 di DKI Jakarta kembali melonjak setelah dua bulan terakhir mengalami penurunan signifikan.

Menurutnya, hal ini terdeteksi dari banyaknya laporan dan keluhan masyarakat terkait gejala-gejala Covid-19. Bahkan sebagian keluhan merujuk kepada positif Covid-19.

"Tadinya saya sempat jarang dengar sirine ambulans di kantor atau di-WA (WhatsApp) minta rujukan, sekarang udah mulai lagi nih, telepon mulai sering berdering lagi," ujar Widyastuti ketika dikonfirmasi, Jumat (16/4/2021).

Widyastuti mengatakan, dugaan naiknya kasus corona lantaran banyaknya masyarakat abai terhadap protokol kesehatan. Kemudian banyak masyarakat hilir mudik keluar kota pada pertengahan Maret 2021 lalu.

"Sekitar 20 Maret, warga DKI yang keluar rumah itu banyak, dan kami sudah mulai khawatir nih. Banyak yang keluar, sekarang saya melihat,"  ujarnya.

Pada 15 April 2021 kemarin, Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan tes PCR kepada 10.673 orang dengan hasil 1.330 positif dan 9.343 negatif. 

Selain itu, dilakukan pula tes swab antigen sebanyak 3.261 orang pada hari ini. Hasilnya, 66 orang positif dan 3.195 negatif.

"Jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 789 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 6.988 (orang yang masih dirawat/ isolasi)," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia. 

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,6 persen  sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11 persen WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.[]

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu