News

Kasus COVID-19 Pecah Rekor, Anies Baswedan: Kondisinya Semakin Mengkhawatirkan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan kondisi penularan COVID-19 di Jakarta kian mengkahwatirkan.


Kasus COVID-19 Pecah Rekor, Anies Baswedan: Kondisinya Semakin Mengkhawatirkan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan kondisi penularan COVID-19 di Jakarta kian mengkahwatirkan. Ledakan corona kali ini dipicu libur panjang beberapa waktu lalu dan adanya COVID-19 varian baru.

Sejak dua pekan lalu, kasus harian corona di Jakarta terus merangkak naik, bahkan pada hari ini Jumat (18/6/2021) kasus harian pecah rekor dengan jumlah pasien 4747 orang. Jumlah terbanyak sepnjang pandemi masuk Jakarta sejak tahun lalu.

"Saat ini sedang dalam masa pandemi dan kondisinya makin hari makin mengkhawatirkan. Laporan hari ini jumlah kasus positif merupakan angka rekor tertinggi selama masa pandemi satu setengah tahun," kata Anies di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (18/6/2021).

Melihat ledakan dasyat wabah mematikan ini, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini meminta semua masyarakat siaga. Semua kegiatan harus berhenti jam 9 malam.

"Karena itu kita semua bersiaga bersiap untuk menegakkan prokes (protokol kesehatan). Kita menyadari pandemi ini disebabkan oleh penularan virus dari orang ke orang. Pertemuan interaksi yang tidak mentaati prokes berpotensi berdampak pada penularan," ujarnya.

Orang nomor satu di Jakarta ini menyebut, penangan ledakan wabah corona sekarang butuh perjuangan keras. Semua masyarakat diminta terlibat aktif.

"Kita semua harus bekerja ekstra keras untuk memastikan bahwa seluruh komponen masyarakat mentaati pemakaian masker, mentaati jumlah orang di dalam ruangan, dan mentaati untuk menjaga jarak," ucapnya.

Selain itu, Pemprov DKI juga tengah mengebut proses vaksinasi. Jumlah sasaran vaksinasi total di Jakarta sebanyak 8.815.157 orang.

"Untuk vaksinasi, total dosis 1 saat ini sebanyak 3.239.251 orang (36,8%), dengan jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 107.600 orang. Sedangkan total dosis 2 kini mencapai 1.880.997 orang (21,3%), dengan jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 5.826 orang," tutur Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia .

Lebih lanjut, kata dia, capaian vaksinasi untuk warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan kepada 2.644.205 orang (33,5%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 1.345.724 orang (17,0%).

"Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 595.046 orang (65,3%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 535.273 orang (58,7%). Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 46.121 orang dan dosis 2 sebanyak 8.128 orang," imbuhnya.[]

Arief Munandar

https://akurat.co