News

Kasus Covid-19 Melandai, Luhut Ingatkan Tidak Boleh Berpuas Diri

Salah satu indikator, kasus aktif nasional turun 92,6%


Kasus Covid-19 Melandai, Luhut Ingatkan Tidak Boleh Berpuas Diri
 Koordinator PPKM Jawa Bali yang juga Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Screenshoot YouTube Sekretariat Presiden)

AKURAT.CO Koordinator PPKM Jawa Bali yang juga Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air terus menunjukkan perbaikan. Salah satu indikator kasus aktif nasional turun 92,6%. 

"Kasus aktif nasional turun 92,6% dari puncaknya 24 Juli. Dari kasus aktif kemarin 42.000 kalau dikurangi hari ini ada 2.000, sekarang mungkin tinggal 40.700 sekian, jadi lebih rendah dari angka September 2020, 43.059," kata Luhut Binsar dalam konferensi pers secara virtual, Senin (27/9/2021).

Luhut juga menjelaskan per 26 September 2021 kasus konfrmasi di Jawa Bali juga turun 98% dari pucaknya pada 15 Juli 2021. Kasus aktif di Jawa Bali turun 96% dari pucaknya pada 24 Juli 2021.

Adapun per 27 September 2021, kasus Covid-19 bertambah 1.390 lebih rendah dibandingkan kemarin yang tercatat 1.760 kasus. Kasus sembuh naik 3.771 sementara kasus meninggal bertambah 118. Adapun kasus aktif saat ini pada angka 40.270 kasus.

Selain itu, Luhut menyebut positivity rate Covid-19 nasional terus membaik di mana saat ini sudah menembus angka 1%. 

"Jadi kalau orang berkomentar itu yang di-testing cuma 30 ribu, sekarang yang di-testing itu tiap hari 170 ribuan per hari, angka itu sudah cukup oke walaupun kami target lebih dari itu," papar Luhut.

Bahkan, kata Luhut, tingkat reproduksi Covid-19 di Jawa-Bali kini juga terus menurun di bawah 1%. 

"Kalau lihat sekarang Jawa itu sudah 0,95, Sumatera 0,98, Bali masih 1,01 sedikit lagi akan turun. Jadi tempat lain juga saya kira di luar Jawa juga membaik," katanya.

Meski begitu, Luhut meminta semua pihak untuk tidak berpuas diri dan tetap berhati-hati meski situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air terus menunjukkan perbaikan.

"Angka-angka ini tidak boleh membuat kita berpuas diri tapi justru tambah hati-hati," demikian kata Luhut Binsar Panjaitan.[]