News

Kasus COVID-19 DKI Jakarta Pecah Rekor Lagi, Warga Jakarta Tolong Baca Pesan Anies Baswedan Ini Baik-baik !

Kasus penularan COVID-19 di DKI Jakarta hari ini memecahkan rekor yang sebelumnya ditorehkan pada Jumat (19/6/2021).


Kasus COVID-19 DKI Jakarta Pecah Rekor Lagi, Warga Jakarta Tolong Baca Pesan Anies Baswedan Ini Baik-baik !
Wartawan saat mengikuti tes Swab Antigen COVID-19 gratis di Sekret PFI Pusat, Jalan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (14/2/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Kasus penularan COVID-19 di DKI Jakarta belum menunjukan tanda-tanda membaik, justru kembali meroket dengan jumlah pasien mencapai 4.895 pada Sabtu (19/6/2021).

Jumlah kasus COVID-19 harian tersebut pecahkan rekor sebelumnya yang ditorehkan, yakni 4.737 pada Jumat kemarin.

Akumulasi kasus COVID-19 di Jakarta terhitung sejak pandemi pertama kali pada Maret 2020 sudah mencapai 468.447.

Dari jumlah tersebut 433.499 pasien telah dinyatakan sembuh. Pada hari ini pasien yang dinyatakan pulih mencapai 2.235 orang. Sedangkan pasien yang meninggal dunia mencapai 59 orang, sehingga total secara keseluruhan sudah mencapai 7.836 orang.

Pesan Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan kapasitas tempat tidur di seluruh rumah sakit khusus pasien COVID-19 kian menipis. Tingkat keterisian tempat tidur dari 106 rumah sakit sudah mencapai 70 persen.

Anies meminta warga Jakarta diam di rumah pada Sabtu-Minggu ini kalau tidak ada kegiatan yang mendesak. Sebab, mobilitas masyarakat di luar rumah berpotensi menambah parah lonjakan kasus harian COVID-19 di Ibu Kota.

"Kita tahu sekarang ini kapasitas di rumah sakit sudah semakin terbatas. Jangan sampai tertular, hindari bepergian yang tidak perlu nanti menyesal," kata Anies Baswedan dalam sebuah video dari Humas Balai Kota DKI yang diterima AKURAT.CO, Sabtu (19/6/2021).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan, kalau tak ada kebutuhan yang mendesak seperti membeli pasokan makanan atau obat-obatan, sebaiknya libur akhir pekan dihabiskan bersama keluarga di rumah.

"Yuk kita di rumah saja, hari Sabtu Minggu ini dihabiskan bersama keluarga. Tidak usah bepergian, kecuali kalau ada kebutuhan yang mendesak, yang penting yang pokok," pintanya. 

Vaksinasi COVID-19

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mengebut proses vaksinasi sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penularan corona.  

Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, jumlah sasaran vaksinasi total Provinsi DKI Jakarta sebanyak 8.815.157 orang.  Untuk dosis 1 saat ini sebanyak 3.239.251 orang (36,8%), Sedangkan total dosis 2 kini mencapai 1.880.997 

Captain vaksinasi untuk warga usia 18 hingga 59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan kepada 2.644.205 orang (33,5%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 1.345.724 orang (17,0%). 

Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 595.046 orang (65,3%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 535.273 orang (58,7%). 

Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 46.121 orang dan dosis 2 sebanyak 8.128 orang.

"Kita bersama tiga pilar, TNI-Polri membuat target-target kecamatan-kecamatan, di mana sasaran jumlah terbanyak kita kejar mungkin kantong-kantong kantor dan rusun kita kejar. Kita meningkatkan 100 ribu per hari," kata Kepala Dinas  Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti.[]