News

Kasus Ambulans Terlibat Kecelakaan Setelah Terobos Lampu Merah, Kimia Farma Akui Sedang Buru-Buru

PT Kimia Farma buka suara terkait kecelakaan ambulans di simpang empat lampu merah Jalan Gunung Sahari Raya, Kamis malam.


Kasus Ambulans Terlibat Kecelakaan Setelah Terobos Lampu Merah, Kimia Farma Akui Sedang Buru-Buru
Ambulans Kimia Farma Terlibat Kecelakaan (Istimewa)

AKURAT.CO, PT Kimia Farma buka suara terkait kecelakaan ambulans di simpang empat lampu merah Jalan Gunung Sahari Raya, Kamis malam.

Ambulans yang terlibat kecelakaan tengah buru-buru  karena membawa sampel dari laboratorium untuk pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium klinik Kimia Farma di Jalan Garuda, Kemayoran.

"Kecelakaan ini melibatkan sebuah Mobil Toyota Avanza yang menabrak ambulans Kimia Farma dan mobil Avanza pula menabrak seorang pesepeda angin yang sedang berhenti serta tiang lampu," tulis manajemen Kimia Farma dalam siaran persnya, Sabtu (17/4/2021).

Sayang, pihak Kimia Farma tak mengonfirmasi ambulans itu menerobos lampu merah saat di traffic light itu.

Menurut pihak Kimia Farma, di tempat kejadian, terdapat petugas kepolisian yang ikut membantu serta menangani kasus kecelakaan tersebut.

Polisi juga telah melakukan penyelesaian kecelakaan lalu lintas secara kekeluargaan kepada pihak Kimia Farma dengan pengendara mobil Avanza dan juga pengendara sepeda yang menjadi korban. 

"Sehingga kasus kecelakaan lalu lintas ini telah dinyatakan selesai oleh semua pihak yang bersangkutan," ujarnya.

Untuk diketahui, kecelakaan itu terjadi pada Kamis (15/4/2021) malam pukul 18.30 WIB di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardi mengatakan, ambulans dengan nomor polisi A 9921 T tak membawa penumpang pasien saat kejadian itu.

"Dia bunyikan sirine mengaung-ngaung,
Padahal enggak bawa pasien. Akhirnya dia kena batunya tabrakan," kata Lilik kemarin.

Polisi pun sudah menetapkan sopir ambulans berinisial AUA itu sebagai tersangka. Ia dianggap lalai dalam berkendara dan melanggar Pasal 310 Ayat 2 Jo Pasal 287 ayat 2 UU RI No 22 tahun 2009.[]

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu