News

Kasus Aktif Pasien Corona di DKI Turun 

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat sebanyak 86.815 pasien yang sembuh dari Covid-19.


Kasus Aktif Pasien Corona di DKI Turun 
Warga menjalani tes usap atau swab test di Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium (GSI Lab), Cilandak, Jakarta, Senin (19/10/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan setempat mengklaim kasus aktif Covid-19 mulai menurun. Pada Minggu (25/10/2020 tercatat penurunan kasus aktif sebanyak 469 kasus.

Dengan menurunya kasus aktif ini maka sampai sekarang jumlah pasien corona yang dirawat di berbagai Rumah Sakit di Jakarta tersisa 12.012 pasien. 

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 469 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 12.012," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, Minggu petang.

Tidak dijelaskan secara rinci pemicu turunnya kasus aktif. Namun yang jelas berkurangnya kasus aktif disebabkan oleh dua faktor, yakni faktor kesembuhan atau kematian.  Perlu diingat bahwa presentasi kasus kematian corona di Jakarta sangat kecil.

"Tingkat kematian 2,1 persen sedangkan tingkat kesembuhan 86 persen," ucap Dwi

Sejauh ini, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat sebanyak 86.815 pasien yang sembuh dari Covid-19. Sedang jumlah pasien yang meninggal sebanyak  2.164 orang. 

Data ini dihitung sejak 7 bulan belakangan saat corona mulai masuk Jakarta pada Maret 2020 lalu dengan total kasus di Ibu Kota mencapai 100.991 kasus.

"Secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 100.991 kasus," ujar Dwi.

Pada masa transisi ini positivity rate atau persentase kasus positif di Jakarta tergolong masih tinggi. Sepekan belakangan positivity rate wabah ini mencapai 9,3 persen. Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,4 persen. Angka ini masih terpaut jauh dari standar aman yang ditentukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).