News

Kasudin LH Jaktim Dorong Warga Manfaatkan Limbah Jelantah

Kasudin LH Jaktim Dorong Warga Manfaatkan Limbah Jelantah


Kasudin LH Jaktim Dorong Warga Manfaatkan Limbah Jelantah
Kasudin LH Jakarta Timur, Herwansyah (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Warga Jakarta Timur kumpulkan 24 ribu liter jelantah sepanjang bulan Maret 2021. Hal tersebut mendapat apresiasi dari kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Herwansyah mengingat limbah jelantah sulit untuk ditangani.

Dalam siaran persnya pada Jumat (16/4/2021), Herwansyah mengatakan bahwa 98 persen masyarakat DKI Jakarta masih membuang minyak jelantah rumah tangga sembarangan.

"Tentunya hal tersebut berdampak pada pencemaran lingkungan, masalah kesehatan, serta rusaknya infrastruktur akibat minyak yang menggumpal," kata Herwansyah.

Menurutnya, dalam menangani masalah limbah jelantah, perlu sumbangsih yang besar dari berbagai pihak. Banyak lembaga yang sudah berkontribusi di DKI, diantaranya T.CARE yang sudah andil dalam pengendalian limbah di Jakarta Timur, selama lebih kurang 8 bulan terakhir. 

Sepanjang bulan Maret sendiri T.CARE berhasil mengelola 24.537,5 liter jelantah. Ini merupakan capaian terbesar lembaga sosial pengumpul jelantah di DKI Jakarta.

"Bisa dibayangkan, apabila 24 ribu liter jelantah ini dibuang sembarangan begitu saja, betapa besar resiko pencemaran lingkungan yang akan kita alami" ungkap Herwansyah. 

Herwansyah pun mengapresiasi langkah ini, dan meminta agar semua pihak bisa ikut berkecimpung dalam penanganan limbah jelantah.

"Dalam aktivitas pengendalian limbah di Jakarta Timur ini, masyarakat perlu diedukasi untuk peduli lingkungan, di samping mendapatkan program pemberdayaan dan sosial." sambungnya. 

Minyak jelantah sendiri sebetulnya memiliki nilai ekonomis yang cukup mmenggiurkan, diantaranya dapat menjadi komoditi ekspor untuk dikonversi menjadi bio diesel.

Karenanya, di DKI Jakarta sendiri banyak bermunculan aktivitas pengumpulan minyak jelantah, baik dengan latar belakang bisnis, maupun sosial.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu