Ekonomi

Kartu BPJS Kesehatan Nunggak dan Terblokir? Begini Cara Aktifkan Lagi

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memiliki manfaat baik dalam kehidupan masyarakat Indonesia.


Kartu BPJS Kesehatan Nunggak dan Terblokir? Begini Cara Aktifkan Lagi
Petugas melayani warga di counter BPJS Kesehatan di kawasan Matraman, Jakarta, Kamis (29/8/2019). Menteri Keuangan Sri Mulyani mengusulkan iuran peserta kelas I BPJS Kesehatan naik dua kali lipat, semula Rp80.000 menjadi Rp160.000. Hal itu dilakukan agar BPJS Kesehatan tidak mengalami defisit hingga 2021. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memiliki manfaat baik dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Sebagian besar masyarakat merasa sangat terbantu dengan kehadiran layanan BPJS, terutama bagi mereka yang belum memiliki layanan asuransi kesehatan. 

Penggunaan BPJS kesehatan memberi kemudahan bagi masyarakat umum dalam mengakses jaminan kesehatan dengan biaya yang lebih terjangkau.

Tentunya, setiap peserta BPJS Kesehatan wajib membayar iuran setiap bulannya supaya bisa menggunakan fasilitas yang diberikan.

Supaya kartu BPJS Kesehatan bisa terus aktif dan digunakan, pembayaran iuran BPJS Kesehatan paling lambat tanggal 10 (sepuluh) setiap bulan. Besaran peserta BPJS mandiri di tahun 2021 ini adalah: 

Kelas 1 = Rp 150.000 per orang per bulan.

Kelas 2 = Rp 100.000 per orang per bulan.

Kelas 3 = Rp 42.000 per orang per bulan.

Di tahun 2021, peserta iuran kelas 3 hanya dikenai biaya sebesar Rp 35.000 karena mendapat subsidi dari pemerintah sebesar Rp7.000.-.