News

Karma! Gasak Harta Senilai Miliaran Rupiah, Para Perampok Ini Dilindas Mobil Korbannya Sendiri

Video yang memperlihatkan momen dramatis dua perampok yang dilindas oleh mobil sang korban, viral di media sosial.


Karma! Gasak Harta Senilai Miliaran Rupiah, Para Perampok Ini Dilindas Mobil Korbannya Sendiri
Rekaman menunjukkan salah satu perampok menodongkan pistol ke pengemudi mobil (NewsBezeer)

AKURAT.CO Video yang memperlihatkan momen dramatis dua perampok yang dilindas oleh mobil sang korban, viral di media sosial. Dilaporkan, dua pencuri bersenjata itu mencoba melarikan diri setelah menjarah barang-barang berharga milik seorang pengacara kriminal di Kolombia.

Sebagaimana diwartakan BBC, insiden itu terjadi pada Sabtu (14/5), di mana seorang pengacara berusia 28 tahun bernama Angelo Schiavenato dirampok saat sedang berada di jalanan Chapinero, Bogota. Dalam perampokan itu, jam tangan, dua ponsel, dan kalung milik Schiavenato sempat dibawa kabur.

Menurut outlet media lokal Casanare Noticias, arloji Schiavenato bernilai setidaknya 40 juta peso (Rp11,2 miliar).

baca juga:

Klip yang viral, sementara itu, menunjukkan seorang pengendara motor dan temannya. Segera, salah satu pria di motor menodongkan pistolnya ke arah Schiavenato yang saat itu sedang mengemudi mobilnya bersama dengan seorang asisten.

Adegan selanjutnya adalah Schiavenato terlihat 'tak mau kalah', mengejar dan langsung menabrak para pelaku perampokan. Motor pun seketika goyah dan jatuh ke tanah bersama para perampok tersebut. Terlihat pula bagaimana kendaraan lain yang berada di depan mobil Schiavenato ikut tertabrak.

Melihat rekaman itu, warganet berbondong-bondong memberikan apresiasinya terhadap respons cepat si pengacara. Sementara saat mengomentari penderitaan para peramok, banyak pengguna media sosial menyindir bahwa itu adalah 'karma instan'.

"Ketika mereka mengancam hidup saya, itu bukan lagi soal aset ekonomi, tetapi aset kehidupan hukum yang harus dilindungi. Maka kita berada pada pijakan yang sama, dan saya memutuskan, untuk melindungi hidup saya, menabraknya agar saya tidak ditembak," kata Schiavenato kepada BBC.

Meskipun para perampok itu mencoba kabur setelah kecelakaan, polisi berhasil menangkap keduanya. Sesuai laporan BBC, mereka akan diadili dengan tuduhan pencurian berat dan membawa senjata api secara ilegal.