Lifestyle

Karimunjawa, Pesona yang Ditemukan oleh Sunan Muria

Buat kamu yang suka dengan wisata air dan religi, bisa berlibur di Taman Nasional Karimunjawa


Karimunjawa, Pesona yang Ditemukan oleh Sunan Muria
Parade perahu nelayan di Terusan Legon Nipah, Karimunjawa (btn_karimunjawa)

AKURAT.CO, Karimunjawa adalah kepulauan dengan status administratif Kecamatan di Laut Jawa, yang masuk dalam kekuasaan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Karimunjawa memiliki taman nasional. Buat kamu yang suka dengan wisata air tapi nggak mau berlibur jauh dari Jakarta kamu bisa berlibur di Taman Nasional Karimunjawa.

Sebab, ada banyak kegiatan wisata air yang bisa kamu lakukan di Taman Nasional Karimunjawa, seperti bersantai di pantai dengan pasir putihnya, berenang, memancing, berlayar, menyelam dan snorkeling untuk melihat pemandangan indah bawah laut atau melakukan fotografi dalam lait, bercengkerama dengan hewan laut di penangkaran.

Karimunjawa, Pesona yang Ditemukan Oleh Sunan Muria - Foto 1
Seseorang sedang menyelam di Perairan Karimunjawa Instagram/btn_karimunjawa

Sejak tanggal 15 Maret 2001, Karimunjawa ditetapkan oleh pemerintah sebagai Taman Nasional dan dikelola oleh Balai Taman Nasional Karimunjawa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Taman Nasional ini merupakan ekosistem asli dan rumah bagi hampir 400 spesies fauna laut dengan ragam ikan hias warna warni yang hidup di terumbu karang. Bahkan, fauna langka juga menghuni Taman Nasional Karimunjawa seperti Elang Laut Dada Putih, penyu sisik dan penyu hijau.

Karimunjawa, Pesona yang Ditemukan Oleh Sunan Muria - Foto 2
Burung dara laut tengkuk hitam di Karimunjawa Instagram/btn_karimunjawa (dok.HS)

Taman nasional ini mempunyai kawasan hutan mangrove, kawasan hutan ini menjadi lokasi tepat untuk penggemar bird watching dan fotografer.

Namun, wisata maritim bukanlah satu-satunya yang dimiliki Karimunjawa. Ternyata Karimunjawa wisata religi dengan situs bersejarah makam Sunan Nyamplung.

Berdasarkan legenda yang beredar, Pulau Karimunjawa ditemukan oleh Sunan Muria. Legenda itu berkisah tentang Sunan Muria yang memerintahkan putranya, Amir Hasan ke sebuah pulau yang nampak “kremun-kremun” (kabur) dari puncak Gunung Muria untuk mengembangkan ilmu agamanya. 

Karena tampak “kremun-kremun” akhirnya kepulauan ini dikenal dengan nama “karimunjawa” sampai sekarang.

Bahkan makam Amir Hasan masih ramai dikunjungi di Karimunjawa, baik oleh peziarah maupun oleh pengunjung yang tertarik mempelajari sejarah Islam, yang telah berkembang di kepulauan ini sejak abad ke-15. Pada bulan-bulan tertentu peziarah ramai mengunjungi situs makam anak dari Sunan Muria yang dipanggil Sunan Nyamplungan.

Peziarah banyak memilih untuk menginap di beberapa penginapan di pulau Karimunjawa. Sedangkan, pilihan pemginapan lain yang banyak diminati wisatawan mancanegara adalah menginap di pulau-pulau resort di sekitar wilayah Kepulauan Karimunjawa, antara lain Pulau Menjangan, Pulau Geleang dan Pulau Menyawakan (Kura-kura resort).

Perjalanan menuju ke Karimunjawa dapat ditempuh dengan penerbangan dari Bandara Ahmad Yani Semarang dengan Nam Air atau penerbangan perintis dengan Airfast dari Bandara Djuanda Surabaya. Ada juga resort yang menggunakan pesawat charter untuk tamu-tamunya terbang ke Karimunjawa daei berbagai bandara besar di Indonesia.

Opsi rute lain yang lebih muran, dengan menggunaka kapal seperti kapal KM Kartini, KM Express Bahari, atau KM Siginjai, yang berangkat dari pelabuhan di Jepara.

Untuk saat ini kalian belum bisa berlibur ke Karimunjawa karena adanya pembatasan kegiatan untuk pecegahan penyebaran virus Covid-19 (PPKM Level 4). Taman Nasional Karimunjawa pun masih ditutup untuk rekreasi sampai adanya keputusan dari kementerian yang menaungi, yaitu Kementerian Lingkungan Hidup Dan kehutanan (KLHK). Jadi kalian harus bersabar dulu ya.