Olahraga

Karena Pandemi Covid-19, MotoGP Thailand Resmi Dibatalkan

MotoGP Thailand kembali batal gelar balapan.


Karena Pandemi Covid-19, MotoGP Thailand Resmi Dibatalkan
Para pembalap melintas di Sirkuit Jerez, Spanyol, sesaat setelah start pada Grand Prix Spanyol, Minggu (19/7). (REUTERS/Marcelo Del Pozo)

AKURAT.CO, Kabar buruk untuk para penggemar balapan MotoGP di Thailand. Dorna Sports secara resmi membatalkan ajang balapan di sana karena pandemi COVID-19 yang cukup Tinggi.

Kekhawatiran tentang apakah MotoGP Thailand akan berlanjut sangat luas sebelum pengumuman resmi hari ini.  Sebab, Thailand saat ini mengalami rekor jumlah kasus COVID-19. Hal ini disebabkan dengan program vaksinasi yang lamban. Melihat kondisi itu,  keputusan yang tak terhindarkan untuk membatalkan Grand Prix - awalnya dijadwalkan untuk pertengahan Oktober berlangsung. 

"FIM, IRTA dan Dorna Sports dengan menyesal mengumumkan pembatalan OR Thailand Grand Prix, yang akan berlangsung di Sirkuit Internasional Chang dari tanggal 15 hingga 17 Oktober. Terlepas dari upaya terbaik dari semua pihak yang terlibat, Pandemi Covid-19 dan pembatasan yang diakibatkannya telah mewajibkan pembatalan acara tersebut," demikian pernyataan MotoGP diberitakan Crash.net.

Dorna Sports menambahkan, saat ini mereka masih mencari negara mana yang bisa menggantikan posisi Thailand untuk menggelar balapan.

"Kejuaraan Dunia FIM MotoGP menantikan untuk kembali balapan di depan penonton Buriram yang sangat bersemangat pada 2022. Event pengganti saat ini sedang dipertimbangkan dan setiap pembaruan mengenai kemungkinan pengganti akan dipublikasikan segera setelah tersedia."

Setelah bergabung dengan kalender MotoGP pada tahun 2018, Thailand baru satu kali menggelar balapan MotoGP yakni tahun 2019. Saat itu, Thailand mencatat kehadiran penonton tertinggi musim itu dengan 226.655 penggemar akhir pekan, menghasilkan total 3,45 miliar baht (95 juta euro). 

View this post on Instagram

A post shared by MotoGP™ (@motogp)

Praktis, ini merupakan kedua kalinya Thailand gagal menggelar balapan karena pandemi COVID-19. Putaran tahun lalu, seperti semua acara non-Eropa, dibatalkan. 

Sementara itu, kondisi ini juga membuat Grand Prix Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang diragukan bakal digelar. Sebab, saat ini ajang itu dijadwalkan berlangsung satu minggu kemudian. Namun, penyebaran COVID-19 masih cukup tinggi di sana.[]