Rahmah

Karena Alasan ini, Ibunda dari Sahabat Abu Hurairah Masuk Islam

Pada suatu ketika, Abu Hurairah RA mengajak ibunya yang masih musyrik untuk memeluk Islam, akan tetapi sang ibu menolak.


Karena Alasan ini, Ibunda dari Sahabat Abu Hurairah Masuk Islam
Ilustrasi Wanita Berhijab (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Abu Hurairah RA memiliki seorang ibu yaitu Ummu Abu Hurairah. Meskipun hidup dalam keadaan miskin, Abu Hurairah tetap membawa ibunya yang masih musyrik itu untuk hijrah ke Madinah. Karena memang sudah tidak ada keluarga atau kerabat lainnya yang bisa merawat ibunya itu jika tetap tinggal di kabilah Bani Daus di Yaman.

Pada suatu ketika, Abu Hurairah RA mengajak ibunya yang masih musyrik untuk memeluk Islam, akan tetapi sang ibu menolak, bahkan ibunya sampai mengatakan sesuatu tentang Rasulullah SAW, yang sangat tidak disukainya. Melihat ibunya yang tidak mau masuk Islam, membuat Abu Hurairah RA menjadi sangat sedih. 

Abu Hurairah kemudian menemui Baginda Rasulullah SAW dan menceritakan apa yang dilakukan ibunya itu. Setelah itu, ia memohon agar Rasulullah SAW berkenan mendoakan ibunya agar mendapatkan hidayah dari Allah SWT. Rasulullah SAW berdoa, "Ya Allah, berilah petunjuk kepada ibunya Abu Hurairah.."

Kala itu, Abu Hurairah merasa sangat gembira dengan doa Rasulullah SAW, ia yakin bahwa Allah SWT akan mengabulkan doa tersebut. Abu Hurairah lalu berpamitan kepada Rasulullah SAW dan bergegas menuju rumah ibunya. 

Ketika sampai di rumah, belum sempat ia mengetuk pintu yang tertutup rapat, sepertinya ibunya sudah mendengar langkah kakinya itu. Sang ibu berkata, "Tunggulah di luar, wahai Abu Hurairah,".

Abu Hurairah mendengar gemericik air, dan ketika pintu terbuka, benar saja tampak ibunya memakai baju panjang, wajahnya masih basah dengan air. Sang ibu berkata, "Hai Abu Hurairah, aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammadadalah utusan Allah,".

Melihat ibunya memeluk Islam, Abu Hurairah menjadi sangat gembira. Segera saja ia langsung menemui Rasulullah SAW dan menceritakan bahwa ibunya telah memeluk agama Islam. Abu Hurairah kembali meminta didoakan Baginda Rasulullah SAW, agar ia dan ibunya selalu disayangi oleh setiap orang lelaki dan perempuan yang beriman. Rasulullah SAW memenuhi permintaannya ini, "Wahai Allah, jadikanlah hambaMu ini dan ibunya, disayangi oleh setiap orang-orang yang beriman, lelaki ataupun perempuan,".[]